Home / Daerah / LSM LIRA Probolinggo Gelar Rapat Evaluasi Terkait Dugaan Penggelembungan Suara Pemilu 2019

LSM LIRA Probolinggo Gelar Rapat Evaluasi Terkait Dugaan Penggelembungan Suara Pemilu 2019

PROBOLINGGO-Antisipasi Jalan di tempat, laporan dugaan penggelembungan Suara pada pemilu 17 April 2019 yang lalu. Bupati Lira Beserta Pengurus LIra Kabupaten Probolinggo, Gelar Rapat Evaluasi Disela sela bulan Ramadhan 1440 hijriyah / 2019.

Hadir pula Lembaga Bantuan Hukum ( LBH ) Lira Jatim ” Asman Afif Ramadhan,  SE,  SH dan Komandan pemantau lira probolinggo syarful Anam. Saat Rapat di Gelar.

Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan ibadah yang di lakukan di bulan Ramadhan demi keadilan masyarakat Probolinggo Khususnya. Dengan konsep berbuka Bersama ( Buber ) komandan pemantau membuka cangkruan ini dengan tema “krisis kepercayaan terhadap bawaslu dan kpu kabupaten probolinggo”. Syarful anam  berpendapat dugaan pengelembungan suara yang terjadi dalam Pemilu 2019 pada salah satu calek ,jika tidak di tindak lanjuti dengan serius maka kami akan menurunkan kredibilitas lembaga lembaga penyelenggara pemilu baik itu bawaslu maupun kpu, kita semua berkepentingan akan kredibilitas penyenggara pemili karena itu setetes harapan dari carut marutnya penyelengaraan pemilu kita dengan kredibilitas penyelenggara bisa di percaya kita berharap proses demokrasi ini sedikit lebih baik.

“Turunnya tingkat kepercayaan masyarakat tersebut berimbas pada terjadinya krisis kepercayaan terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu sebagai salah satu lembaga yang berwenang menyelenggarakan Pemilu,” kata syarful

Dalam bedah kasus itu ketiga petinggi lsm lira kabupaten probolinggo saling bersautan untuk Membongkar Modus pengelembungan suara yang digagas oleh bupati lira sekaligus menjadi  pemantau lira jawa timur samsudin .

Menurut samsudin Bupati Lira tanpa mengurangi rasa pertanggung jawaban Untuk membentuk kepercayaan baru publik, ia menyarankan agar aturan itu benar benar ditegakkan dengan adil jujur dan bertanggung jawab, harapnya.

Jika laporan dari tim Pemantau Lira tidak di tindak lanjuti secara serius maka Lira terus akan kawal sampai Tuntas bila perlu kami akan masuk pada tim Sentra Gakumdu dan Bawaslu untuk menyamakan persepsi, Imbuhnya.

Begitu juga kata ” Asman Afif Ramadhan,  SE,  SH menegaskan ” dalam hal ini bawaslu mempunyai dua tugas yang belum selesai yaitu masalah etik dan masalah pidananya” harapan kami segala sesuatunya temuan di lapangan harap ada tindak lanjut agar tidak membuat gaduh di mata masyarakat, ucapnya. (tim)

Beri Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Baca Juga

Menyelami Kehidupan Warga Lewat Menu Sarapan Pagi

SITUBONDO, TEROPONG-Suasana akrab dan penuh kenyamanan ditunjukan oleh Prajurit yang mengikuti Satgas TMMD Ke-107 di ...