Home / Hukum & Kriminal / Merusak Pagar Dikenakan Pasal Berlapis, Belum Sidang Terdakwa Meninggal

Merusak Pagar Dikenakan Pasal Berlapis, Belum Sidang Terdakwa Meninggal

SURABAYA, TEROPONG-Hakim ketua FX Hanung Dwi Wibowo Nyatakan gugur perkara terdakwa Pandi (59), Akibat sebelum menghadiri sidang sudah meninggal dunia beberapa hari sebelumnya, Dalam kasus perusakan pagar, Kendati, agenda pembacaan dakwaan akan digelar di Pengadilan Negeri Surabaya Kamis, (13/2).

“Pak jaksa dan pengacara?, Ini karena terdakwanya meninggal, majelis akan membuat penetapan perkara gugur,”Kata hakim Hanung Dwi Wibowo didampingi hakim anggota Sifa U’rosidin dan Cokorda pada Jaksa dan Pengacara terdakwa.

Usai persidangan berlangsung beberapa menit, Jaksa Ugik Ramantyo (Tyo) memberikan komentar didepan wartawan hukum pengadilan, Saat bersamaan dengan O’od Chrisworo selaku kuasa hukum almarhum, Dimana, Pada agenda ini jaksa rencana akan membacakan dakwaannya pada perkara tersebut.

“Semestinya dibacakan hari Kamis lalu, tapi ditunda karena terdakwa sakit. Tapi ketika hari ini mau dibacakan terdakwa meninggal dunia rabu sore kemarin,”bebernya.

Jaksa Tyo juga menjelaskan, Terdakwa meninggal karena sakit diare. Ia sempat dirawat di klinik Rutan Medaeng kemudian dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya.

“Saat di rutan dia sakit diare, lalu dirawat di klinik rutan dan oleh dokter rutan dirujuk ke rumah sakit dr Soetomo dan meninggalnya di rumah sakit,”ungkapnya.

Terpisah, Pengacara terdakwa yakni O’od Chrisworo yang kebetulan berdiri disamping Jaksa lalu mengatakan, Jika keluarga terdakwa sempat akan mengajukan penangguhan penahanan.

“Kita mau ajukan minggu lalu karena sakitnya memang sudah parah. Apalagi terdakwa ini habis operasi. Statusnya adalah tahanan pengadilan, waktu di Polisi nggak ditahan, dia ditahan waktu perkaranya dilimpahkan ke kejaksaan hingga ke pengadilan,”terangnya.

Saat ditanya mengapa meminta dakwaan dan BAP ke majelis hakim, O’od Chrisworo mengaku karena selama ini belum mengetahui kliennya disangkakan melanggar apa.

“Kita tadi minta ke majelis hakim karena dakwaan belum diberikan jaksa, istri terdakwa tentunya bertanya suaminya ini salah apa,”tukasnya.

Sementara dari data yang diperoleh melalui sistim informasi penelusuran perkara (SIPP) PN Surabaya, Terdakwa Pandi sedianya akan disidangkan karena melakukan perusakan pagar pembatas lahan milik Wenas Panwel The di Tambak Dalam Baru pada bulan Maret 2017.

Perusakan pagar yang terbuat dari bambu itu dilakukan terdakwa Pandi bersama Kaslan (DPO), dan selanjutnya terdakwa memerintahkan saksi Suliman untuk membakar pagar bambu tersebut bersama sampah lainnya yang diangkut oleh saksi Sulaiman.

Terhadap perkara ini, Selanjutnya terdakwa Pandi disangkakan melanggar Pasal 406 ayat (1) KUHP, Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 dan Pasal 170 ayat (1) KUHP.(Jhon)

Beri Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Baca Juga

Pengacara Thody Tuding Hakim Ada Main, Gunakan Surat Ukur Ajudikasi

SURABAYA, TEROPONG-Sidang gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) memasuki pekarangan orang lain antara PT Sanggar Asri ...