Home / Hukum & Kriminal / Tuntutan Jaksa Dan Vonis Hakim Sama 3.6 Tahun, Pengacara Korban Gembira Yes Yes..
Pakai rompi tahanan merah, terdakwa sedih dan malu diambil gambar oleh Wartawan saat berunding dengan pengacara.

Tuntutan Jaksa Dan Vonis Hakim Sama 3.6 Tahun, Pengacara Korban Gembira Yes Yes..

SURABAYA, TEROPONG-Berakhir sudah sidang terhadap terdakwa Khendy dalam kasus penipuan, di Pengadilan Negeri Surabaya dengan agenda putusan Kamis (13/2), yang digelar diruang sari 3 oleh Hakim ketua Eddy Soeprayitno dan anggota Khusaini serta Dewi Iswani memvonis terdakwa 3.6 Tahun penjara.

“Mengadili satu menyatakan terdakwa Khendy tersebut terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Penipuan, dan Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 3 (Tiga) tahun dan 6 (Enam) bulan, Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani oleh Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan, Menetapkan Terdakwa tetap ditahan.”baca hakim ketua Eddy dalam amar putusannya.

Seperti diketahui, putusan majelis hakim pun konform atau sama dengan tuntutan jaksa R. Harwiadi, SH sebelumnya yakni 3.6 tahun penjara, terhadap terdakwa Khendy atas penipuan kepada mantan kekasihnya Nadya Karunia Laruang serta ibundanya Liza Taning sebanyak Rp 7.7 Miliar.

Usai hakim membacakan putusan tampak Tutik selaku pengacara pelapor gembira saat mengikuti persidangan berdekatan dengan wartawan, dengan mengatakan “Yes yes yes mantap.” spontan pengacara Nadya sebagai pihak korban berbahagia atas putusan tinggi.

Bersamaan itu, terdakwa pun sempat menyampaikan kepada majelis hakim atas keberatan terdakwa pada putusan yang diberikan, “Yang mulia apa bisa hukumannya dikurangi, soalnya terlalu berat.” minta mantan pegawai PT New Hope lalu berunding dengan Leonard selaku pengacara untuk menyampaikan pikir pikir rencana banding.

“Baik yang mulia setelah kami berunding, Maka kami akan sampaikan dengan tim apakah kami akan banding, maka kami pikir pikir dulu.” pesan pengacara muda tersebut.

Seperti pada pemberitaan sknteropong.com sebelumnya, saat mewawancarai Nadya Karunia Laruang mantan kekasih terdakwa, sempat menyampaikan rasa tidak puasnya atas tuntutan jaksa 3.6 tahun pada sidang pekan lalu yang dinilai masih rendah.

“Saya tidak puas atas tuntutan 3 tahun 6 bulan, kalau bisa hukuman mati aja karena uda nipu saya, satu keluarga bohongi saya mereka lari, ini sudah tiga tahun saya cari.”cetus nadya merasa kecewa yang juga pernah dijanjikan dinikahi terdakwa.

Perlu diketahui kronologis kasus Khendy, Sebelum kasus ini terjadi, bermula dari pertemuan serta perkenalan kedua sejoli tersebut di bandara juanda sidoarjo pada bulan Mei 2017 lalu, Dan berlanjut saling kontak satu sama lain hingga status berpacaran.

Khendy yang diketahui, Bertempat tinggal di Apartemen Supermall Mansion, Tanglin Tower Orchard Jl. Raya lontar No. 2 Surabaya, Selanjutnya menginformasikan kepada korban Nadya jika dirinya bekerja sebagai Purchasing di PT New Hope Jalan. Raya Sawunggaling Jemundo Taman Sidoarjo perusahaan produksi pakan ternak.

Singkat berjalan waktu, Nadya saat jadi pacar terdakwa, yang sempat diminta menanamkan modal jadi investor oleh terdakwa, saat bekerja jadi purchasing di PT New Hope, Lalu korban pun menginvestkan uang nya dan juga uang ibunya Liza Taning total 7.7 Miliar Rupiah.

Dan akhirnya karena merasa ditipu oleh Khendy setelah putus kontak dan dicari tak ketemu, Lalu mantan pacar pun (Khendy) dilaporkan ke Polisi, Sesuai keterangan dalam putusan hakim dipersidangan, jika uangnya habis akibat Khendy sempat main judi di Singapore maupun Malaysia. (Jhon)

Beri Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Baca Juga

Pengacara Thody Tuding Hakim Ada Main, Gunakan Surat Ukur Ajudikasi

SURABAYA, TEROPONG-Sidang gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) memasuki pekarangan orang lain antara PT Sanggar Asri ...