Home / Utama / 2018, Pelabuhan Perikanan Kota Pasuruan Dibangun

2018, Pelabuhan Perikanan Kota Pasuruan Dibangun

PASURUAN, TEROPONG – DALAM tahun anggaran (TA) 2018 ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur lewat Dinas Kelautan dan Perikanan telah mengalokasikan anggaran sebesar (PAGU) Rp.20 miliar/HPS Rp.19.998.117.700,- untuk Pembangunan Pelabuhan Perikanan Kota Pasuruan.

Pada proses lelang paket pekerjaan Konstruksi ini, terdapat 80 peserta Penyedia Jasa Konstruksi yang ikut mendaftar. Namun pada tahap penawaran, hanya 3 (tiga) perushaan penyedia jasa yang melakukan penawaran, masing-masing: PT. Tri Sama Sakti Contractor, melakukan penawaran Rp.18.286.055.700,-; PT. Mahakarya Tunggal Abadi, melakukan penawaran Rp.19.760.727.800,-; dan PT. Duta Ekonomi, melakukan penawaran Rp.19.913.341.800,-.

Pemenang lelang untuk paket pekerjaan pembangunan Pelabuhan Perikanan Kota Pasuruan yang dibiayai dari uang rakyat ini adalah PT. Mahakarya Tunggal Abadi, jalan Rambutan III/E 555. Sidoarjo, dengan harga penawaran Rp.19.760.727.800,-. Sedangkan penawaran terendah, yaitu urutan pertama, yakni PT. Tri Sama Sakti Contractor, dinyatakan gugur, dengan alasan “tidak melampirkan kelengkapan personil dan bukti kepemilikan alat”. Tentu ini patut dipertanyakan.

Untuk jadwal penandatanganan kontrak, semula dijadwalkan pada tanggal 14 Mei 2018, berubah menjadi 15 Mei 2018 (mengalamai perubahan satu kali,red).

Untuk paket pekerjaan Pengawasan Pembangunan Pelabuhan Perikanan Kota Pasuruan ini, dialokasikan anggaran (PAGU) Rp. 485 juta/HPS Rp.484.489.000,-. Sedangkan pemenangnya adalah CV. Adhirajasa Konsultan, Jalan Banyu Urip jaya V/36 Surabaya, dengan harga penawaran Rp.425.062.000,-.

Untuk pekerjaan Review DED Pelabuhan Perikanan Kota Pasuruan, dialokasikan anggaran (PAGU) Rp. 240 juta/HPS Rp.239.904.500,-.

Hasil penelusuran Wartawan TEROPONG bersama Ketua Tim 7 LPPNRI Jawa Timur, Rabu (13/6/2018) siang, bahwa Pembangunan Pelabuhan Perikanan Kota Pasuruan ini berdiri diatas tanah seluas 35.213 meter persegi (M2). Tampak lokasi sudah dilakukan pematangan lahan (pengurugan tanah). Dan pada sisi tepinya untuk penahan tanah urugan dilakukan dengan sanbag yang berukuran besar yang diduga didalamnya telah diisi dengan batu.

Menurut salah seorang warga sekitar ketika dikonfirmasi TEROPONG mengatakan, bahwa pengurugan dilakukan sebelum bulan puasa mas.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk pembangunan Pelabuhan Perikanan ini belum berhasil untuk dikonfirmasi. (bachtiar)

One comment

  1. blm dpt diknrmasikan tah,bang?

Beri Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Baca Juga

Kelompok Petani Makmur 1 Membantah Jual Bantuan Sapi Proyek Uppo

MOJOKERTO, TEROPONG-Terkait dengan pemberitaan beberapa hari yang lalu bahwa bantuan sapi program unit pengelolaan pupuk ...