Beranda » Musda Aptrindo, Kadishub Jatim Sarankan OP dan BPTD XI Awasi Truk Keluar Masuk Pelabuhan

Musda Aptrindo, Kadishub Jatim Sarankan OP dan BPTD XI Awasi Truk Keluar Masuk Pelabuhan

by Bakhtiar Sitorus
9 views
A+A-
Reset

SURABAYA, TEROPONG-Musda 1 Asosiasi Perusahaan Truk Indonesia (Aptrindo) telah terpilih Putra Lingga Tan SH sebagai ketua DPD Aptrindo Jatim. Turut hadir Ketua Umum Aptrindo Drs. Gumilang Tarigan, MBA, Gubernur Jatim yang diwakili Nyono Kasishub Jawa Timur, Polda Jatim, Polrestabes Surabaya, Polres Tanjung Perak, Otoritas Pelabuhan dan Dishub Kota Surabaya yang sekaligus menerima Cendera Mata dari Aptrindo.

Dalam Kesempatan Nyono Kepala Dinas Perhubungan Jatim, setelah membuka Musda Aptrindo kepada media mengatakan, denagan adanya Aptrindo bisa kerjasama untuk berlalulintas yang baik serta ikut memantau keselamatan di jalanan terutama aktivitas Truk. “Kami ingin semua di jalan kita harus mengutamakan keselamatan”. Pesannya.

“Memang kami tahu, sunggu perih, sungguh berat masalah regulasi yang kita hadapi karena keputusan yang multi dimensi dan multi sektor yang harus kita mulai dari mana, dan diurai dari mana, kita tidak tahu harus menjawab dengan bekerjasama semua pihak”, jelas Nyono Ditengah Musda I Aptrindo Jatim di Hotel Bumi Surabaya, Kamis (15/12/22).

“Untuk itu mari kita mulai dari diri kita sendiri, jangan memberikan kontribusi yang mengakibatkan kenaikan jumlah kecelakaan yang mengakibatkan meninggal dunia di jalan raya. Kalau bisa kita turunkan tingkat kecelakaan,” anjur Nyono

 

Kata Nyono, kami menyampaikan juga bahwa mari teman-teman instansi terkait agar bersama kita awasi tata cara muat diatas truk dengan memastikan keselamatannya khususnya yang keluar-masuk pelabuhan.
Kami ingin setiap kendaraan yang masuk di lalulintas jalan sudah melalui pemeriksaan keselamatan.

Untuk itu, mohon Balai Pengelolah Transportasi Darat (BPTD) XI Ditjen Perhubungan Darat dan Otoritas Pelabuhan untuk mengawasi serta melakukan langkah trobosan untuk jam masuknya angkutan Truk Masuk Kapal,” saran Nyono.

Tambah Nyono, Kami siap membuka diri dengan aplikasi sistem manajemen keselamatan, monggo kalau bapak-bapak ke Dishub Jatim melihat penerapan sistem keselamatan secara online. Ini sudah kita lakukan untuk angkutan penumpang. Demikian juga supir agar dilakukan peningkatan kemampuannya untuk di sertifikasi agar menguasahi sistem yang ada di sarannya sendiri. Jangan sampai supir tidak menguasai sistem pada kendaraan yang dipegangnya.

“Saran kami, setia kendaraan keluar dari garasi atau ful juga sudah diperiksa faktor keselamatannya. Ini harapan kami sebagai upaya meminimalisir terjadinya pelanggaran, dan kecelakaan di jalan raya,” tutur Nyono.

Drs. Gumilang MBA, Ketua Umum Aptrindo menjelaskan, untuk musda ini baru di bentuk serta ketua di nakodai Putra Lingga, semoga dengan berdirinya DPD Aptrindo Jatim bisa bekerjasama dengan pemerintah mengurangi kemacetan serta kecelakaan berlalulintas.

Dia sempat nenyinggung masalah odol yang merusak tatanan berlalulintas dan ini tidak bisa di biarkan berlarut-larut. Karena yang di untungkan pemilik barang, ketika dijalanan sangat berbahya. “Jadi kami mohon untuk urusan ini kami serahkan kepada pemerintah terutama Direktorat Perhubungan Darat”. Mohon Gumilang.

Usai acara Musda I Putra Lingga Tan mengatakan, tadi sudah dibahas pemasangan bagaimna keselamatan Truk itu di jalan yang berfungsi sebagai penyedia kamera. Sehingga bukti pengawasan dalam kecelakaan lalulintas terecam dan memperingati/menegur sopir jika mengantuk berupa suara. Untuk demi keselamatan di jalan.

Dengan setelah Musda ini, “pertama kali kita pasti menghadap kepada pemerintah termasuk ibu Gubernur sebagai hasil kinerja kita, juga semu stak holder maupun rekan-rekan pengusaha truk yang belum bergabung dengan kami aga diajak bersama-sama di di Aptrindo,” ungkap Lingga.

Kata lingga, Dengan berikutnya akan segera berkeliling ke seluruh wilayah Jawa Timur, untuk membentuk DPC Kabupaten dan Kota sekitar 37 wilayah agar bersama-sama melangkah ke depan memajukan Aptrindo.

Berikutnya, kami akan mensosialisasikan tentang sistim manajemen keselamatan yang pernah kami lakukan hingga saat ini, karena itu membuktikan zero kecelakaan dan semua sudah di inspeksi secara terbaik dan itu langkah yang terbaik. Oleh karena itu pasti terjadi halangan dan tantangan itu dinamika akan tetapi kita tetap berjalan.

Sementara, DPC masih dua yang masih di kukuhkan yaitu, Surabaya dan Gresik. Nah, setelah ini kami akan melangkah ke Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo dan Banyuwangi. Ini terlebih dahulu program kami, mereka didahulukan karena memiliki pelabuhan laut yang banyak angkutan curah maupun cargo angkutan antar pulau. Baru ke berikutnya ke daerah selatan.

“Kita bersyukur Aptrindo baru delapan tahun tetapi sudah memiliki 3000 anggota, dan semua akan kita rangkul dengn baik,” harap Lingga. (B. Sitinjak)

 

 

You may also like

Leave a Comment