SAMPANG, TEROPONG – Dalam Rangka memperingati Hari Jadi (Harjad) Kabupaten Sampang Ke-401 tahun, Pj. Bupati Sampang Rudy Arifianto bersama rombongan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ziarah ke makam Rato Ebuh Madegan, Senin (23/12) kemarin.
Ikut mendampingi rombongan Pj Bupati dan Forkopimda, saat ziarah ke makam Rato Ebuh, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se Kabupaten Sampang, Lurah, para Kyai dan Ulama, Tokoh Masyarakat, beserta Masyarakat Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang.
Acara rutin yang digelar setiap tahun tersebut, Pemkab Sampang berharap dengan kegiatan Harjad, dalam rangka untuk mengenang jasa para leluhur, sehingga masyarakat dapat meneladani dalam membangun Kabupaten Sampang bersama Pemerintah.
Pj Bupati Sampang, Rudy Arifianto mengatakan, dengan momentum Hari Jadi Sampang, kesempatan Pemerintah bisa lebih dekat dengan masyarakat kecil, setelah keseharian sibuk dalam pekerjaan masing-masing. “Dengan momentum Hari Jadi Sampang Ke-401 kali ini, kita selaku Pemerintah bisa lebih dekat dengan masyarakat Sampang,” ujar Rudy Arifianto, usai ziarah beserta rombongan Forkopimda
Ziarah ke 2 (dua), rombongan Pj Bupati dan rombongan melanjutkan ziarah ke Makam Asta Rato Ebuh, tak jauh juga dari astah Rato Ebuh, tepatnya di Kelurahan Polagan, Kecamatan Kota Sampang, Kabupaten Sampang.
“Ditempat yang dipercayai keramat itu, Pj Bupati Sampang bersama rombongan Forkopimda serta para undangan yang hadir, tampak sangat khusyuk dalam membaca tahlil untuk mendoakan para leluhur yang telah berjasa membangun Kabupaten Sampang,” katanya.
Pj Bupati Rudy Arifianto, juga menambahkan, bahwa kegiatan Hari Jadi Sampang tersebut, merupakan agenda tahunan sebagai bentuk penghormatan kepada sesepuh Sampang, guna untuk mengenang jasa-jasa mereka yang sangat besar terhadap Kota Bahari. Terutama perkembangan Islam di Kabupaten Sampang.
“Tujuan kita ziarah ke makam leluhur ini, sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa mereka yang telah berjuang untuk Kabupaten Sampang. Kita sebagai generasi penerus wajib menghormati. Apalagi mereka telah menanamkan ajaran agama Islam di kabupaten Sampang yang kita cintai ini,” tambahnya.
Menurutnya, selain banyak hal yang bisa dipelajari dari sejarah pejuang Sampang, banyak pula kenangan-kenangan yang harus diingat tentang Kabupaten Sampang.
“Oleh karena itu, Sampang selain dikenal sebagai Daerah agamis, juga memiliki peninggalan sejarah yang bisa dikembangkan sebagai wisata religi yang mampu menyedot pesiarah dari luar maupun dalam Daerah Sampang sendiri,” pungkasnya. (pan)