SAMPANG, TEROPONG – Di akhir tahun 2022, di penghujung tahun, sebagian program yang berangkat dari Kelompok Masyarakat (Pokmas) di wilayah Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang. Diduga ada yang belum di kerjakan. Selasa (06/12).
Padahal untuk Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Pokmas dari masing-masing kelompok setidaknya sudah di setor, dan masuk Dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
Namun masih ada program yang bersumber dari dana hibah tersebut, atau yang di kenal oleh masyarakat luas, yakni, proyek Pokmas hingga sekarang, di titik lokasi belum juga ada pekerjaan.
Menurut Abd Rohman, tokoh pemuda Kecamatan Tambelangan mengungkapkan, bahwa ada salah satu proyek Pokmas, tepatnya di Dusun Sora’, Desa Beringin, Kecamatan Tambelangan, belum di kerjakan, tampa alasan yang jelas.
“Ini perlu di pertanyakan mas, sekarang ini sudah masuk akhir tahun 2022, kenapa proyek Pokmas di Dusun Sira’, Desa Beringin belum juga di kerjakan, ada apa,” ungkap Rohman kepada media.
Lanjut Rohman, kalau proyek itu tidak di kerjakan juga, pihaknya selaku tokoh pemuda Kecamatan Tambelangan, akan mengambil langkah hukum dan mengancam melaporkan ke pihak yang berwajib.
“Kalau dalam waktu dekat ini, tidak di kerjakan juga, atas nama pemuda Kecamatan Tambelangan, akan saya laporkan ke pihak yang berwenang,” ujarnya di hadapan media dengan nada emosi.
Ditempat terpisah, Camat Tambelangan Samsul Bahri, mengaku tidak tau, sebab program Pokmas itu di luar Kecamatan, dan pengajuannya langsung Dinas Provinsi Jawa Timur.
“Maaf mas, kalau urusan Pokmas saya tidak tau, sebab, pengajuannya dari kelompok masyarakat, langsung ke Dinas Provinsi Jawa Timur,” terang Samsul, melalui via telpon WhatApp.(pan)