SURABAYA, TEROPONG-Keluarga korban laka di pintu kereta api menerima santunan bagi setiap yang meninggal 5o juta dan sakit perawatan 20 juta, yang diserahkan oleh Kantor Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Timur.
“Kami telah menerima santunan yang cepat, terimakasih kepada pihak Jasa Raharja, ujar salah seorang keluarga korban.
Menurut Kasubdit Korlantas Polri Kombes Pol Hotman Sirait menyampaikan bahwa, pihaknya turut berduka cita atas kejadian yang menimpa keluarga yang jadi korban laka KA Probowangi vs Isuzu Elf. Inilah yang diamanatkkan undang-undang bahwa negara hadir memberikan pelayanan kepada nasyarakat dakam sutuasi apapun yang harus dikaksanakan.
“Betul yang disampaikan jasa raharja bahwa jajaran korlantas polri sampai dengan wilayah telah melakukan beberapa perubahan untuk kecepatan pelayanan kepada masyarakat yang terlibat kecelakaan seperti ini sehingga penanganan di rumah sakit maupun kelanjutannya, itu bisa terselenggara dengan secepatnya,” jelasnya.
Kata Hotman pemberian santunan cepat di selesaikan, dan tidak melihat siapa yang salah dan yang benar dengan hanya berbekal keterangan awal dari kepolisian. Sehingga Jasa raharja sudah dapat mempertanggung jawabkan pemberian santunan dapat berjalan dengan baik.
Sementara itu, Dewi Aryani Suzana selaku Direktur Operasional PT Jasa Raharja menambahkan, proses klaim santunan korban kecelakaan berjalan cepat dan tepat merupakan hasil kolaborasi antara pihaknya dengan kepolisian.
“Percepatan ini hasil kolaborasi antara Jasa Raharja yang tak luput dari dukungan luar biasa dari Korlantas Polri. Semoga dukungan ini terus terjaga,” pesannya.
Dewi menjelaskan bahwa, santunan yang diberikan merupakan bentuk perpanjangan tangan negara dalam memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan lalu lintas sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16 Tahun 2017.
“Jasa Raharja sebagai asuransi kerugian yang memberikan santunan kecelakaan kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas. Untuk korban meninggal masing-masing Rp 50 juta. Pada kasus ini ada 11 ahli waris yang menerimanya, yaitu delapan orang warga Surabaya, dua warga Sidoarjo dan satu orang warga Toli-toli (Sulawesi Tengah),” rincinya.
Diketahui kecelakaan antara KA Probowangi melawan minibus dimana peristiwa maut itu terjadi pada Ahad, 19 November 2023, sekitar pukul 19.53 WIB. Lokasi kejadian di Kilometer 138 Petak Jalan Randuagung, perlintasan KA Dusun Prayuana, Desa Ranupakis, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.
Kecelakaan bermula ketika minibus Isuzu Elf berpelat nomor N 7646 T tersebut menerobos perlintasan kereta api yang tidak berpalang pintu. KA Probowangi melaju kencang dari Banyuwangi menuju Surabaya.
Minibus yang disopiri Bayu Trinanto itu pun ditabrak dan terseret, mengakibatkan 11 orang meninggal dan 4 orang luka-luka ringan yang telah selesai di santuni. (B. Sitinjak)