Beranda » Satker PJSA Brantas Alokasikan Anggaran Rp.333,024 Milyar Untuk Pengendali Banjir Kali Kedurus Kota Surabaya

Satker PJSA Brantas Alokasikan Anggaran Rp.333,024 Milyar Untuk Pengendali Banjir Kali Kedurus Kota Surabaya

by Bakhtiar Sitorus
45 views
A+A-
Reset

Mekanikal screen juga akan diganti

Surabaya, Teropong – Dalam tahun anggaran 2025 lalu, Kementerian Pekerjaan Umum Cq. Satuan Kerja Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (Satker PJSA) Balai Besar Wilayah Sungai Brantas mengalokasikan anggaran dari APBN dengan Pagu/HPS Rp.333.024.028.000,-, untuk paket pekerjaan konstruksi “Pengendali Banjir Kali Kedurus di Kota Surabaya”.

Paket pekerjaan yang dibiayai dari APBN ini, saat ini masih dalam proses tender/proses tahap penawaran. Hal ini dapat dilihat dari INAPROC Kementerian Pekerjaan Umum.

Pada pelaksanaan tender, terdapat 155 perusahaan jasa konstruksi yang mendaftar sebagai peserta tender. Sedangkan pada tahap penawaran, terdapat hanya 3 (tiga) perusahaan jasa konstruksi yang melakukan penawaran. Ketiga perusahaan jasa konstruksi milik BUMN tersebut, masing-masing, adalah:

  1. Nindya Karya (Persero), dengan harga penawaran/harga terkoreksi Rp.314.732.221.000,-;
  2. Wijaya Karya (Persero) Tbk, dengan harga penawaran/harga terkoreksi Rp.319.995.615.429,50,-;
  3. Waskita Karya (Persero) Tbk, dengan harga penawaran/harga terkoreksi Rp.321.383.000.000,-.

Panel juga akan diganti

Ima Sholikhati, ST., MT, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai Pantai I, Satker PJSA Brantas ketika dikonfirmasi Wartawan Media Cetak & Online TEROPONG melalui pesan WhatssApp (WA) Rabu (18/2) siang mengenai paket pekerjaan konstruksi yang dibiayai dari APBN ini, dia mengatakan, sementara saya yang melelang pak. Sekarang masih proses lelang, imbuhnya.

Ketika disinggung, apa saja item pekerjaannya, Pompa dan Proteksi pak, ujarnya singkat.

Pompa Boezem Kedurus pak. Dan proteksi di Lakarsantri dan Wiyung, ujarnya menjawab pertanyaan Wartawan Media Cetak & Online TEROPONG.

Pintu Air Jalan Raya Kedurus, yang akan di ganti

Sementara hasil penelusuran Wartawan Media Cetak & Online TEROPONG dilapangan, Rabu (25/2) siang, yaitu tepatnya di Rumah Pompa Kedurus menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, membenar bahwa akan ada pekerjaan perbaikan pompa di rumah Pompa Waduk Kedurus ini.

Sumber tersebut mengatakan, ada 4 (empat) sumur yang akan dibersihkan, dan juga penggantian ada 3 pompa. Begitu juga panel-panelnya semuanya akan di ganti, ujarnya menambahkan.

Disamping itu juga ada penggantian Screen beserta mekanikalnya, rehabilitasi waduk, dan perbaikan rumah pompa karena sudah ada yang bocor-bocor, dan juga juga ada pekerjaan rumah jaga, ungkapnya.

Juga ada pekerjaan penambahan power/daya, pekerjaan plengsengan waduk kanan kiri. Dan juga ada penggantian pintu air yang di jalan raya Kedurus, yang nantinya diganti agak modern, ujar sumber itu.

Sementara itu, kalau melihat dari uraian singkat pada lampiran tender, disebutkan secara umum tahapan pelaksanaan kegiatan ini meliputi: pekerjaan Persiapan; Pekerjaan Penyelenggaraan Sistim Manajemen Keselamatan Konstruksi; Pekerjaan Kali Kedurus Ruas Jembatan Bangkingan sampai dengan Babatan Pratama; Pekerjaan Kali Gendong Kiri (sebagai Long Storage); Pekerjaan Landscape; dan pekerjaan Rumah Pompa.

Adapun lokasi pekerjaan berlokasi di Wiyung, Babatan (Kecamatan Wiyung), Lidah Kulon, Bangkingan (Kecamatan Lakarsantrri), Kedurus (Kecamatan Karang Pilang).

Direktur Supan Survey Lapangan Ke Kali Kedurus 

Direktur Supan, beserta jajarannya saat melakukan survey ke Kali Kedurus

Senin (29/9/2025) lalu, Direktur Sungai dan Pantai (Supan), Ditjen Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum, T. Maksal Saputra, beserta jajarannya melakukan survey lapangan ke Kali Kedurus, Kota Surabaya.

Kunjungan Direktur Supan ini didampingi Srihardini Suprapti, Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Brantas, dan Kasatker PJSA Brantas.

Adapun survei tersebut bertujuan untuk meninjau secara langsung lokasi rencana kegiatan National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) yang akan dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Salah satu fokus utama program tersebut adalah pembangunan infrastruktur pengendali banjir di Kali Kedurus.

Melalui kunjungan dan survei ini, diharapkan perencanaan dan pelaksanaan proyek dapat lebih tepat sasaran, sekaligus memperkuat upaya mitigasi banjir perkotaan di Surabaya.

Kehadiran NUFReP diharapkan tidak hanya mengurangi risiko banjir secara jangka panjang, tetapi juga akan adanya naturbase solution (NBS) berupa long storage dan jogging track yang berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, meningkatkan kualitas lingkungan dan ketahanan kota terhadap perubahan iklim. (bachtiar/*)

 

You may also like

Leave a Comment