Beranda » Bupati Subandi Sidak Proyek Betonisasi Jalan Kebonagung – Kemasan Rp.18,079 Miliar

Bupati Subandi Sidak Proyek Betonisasi Jalan Kebonagung – Kemasan Rp.18,079 Miliar

Untuk Memastikan Pelaksanaan Betonisasi Berjalan Sesuai Spesifikasi

by Bakhtiar Sitorus
31 pembaca
A+A-
Reset

Sidoarjo, sknteropong. com – Bupati Sidoarjo, H. Subandi SH MKn, melakukan inspeksi mendadak (sidak) peningkatan Jalan Betonisasi Ruas Kebonagung – Kemasan, Kecamatan Krian, Selasa (6/10/2026).

Sidak dilakukan untuk memastikan pelaksanaan betonisasi berjalan sesuai spesifikasi sekaligus target waktu pengerjaan. Keterlambatan harus dikejar. Proyek jalan beton itu membentang sepanjang sekitar 1.050 meter dengan lebar 6 meter. Dalam sidaknya, Bupati Subandi melihat langsung kesiapan pekerjaan. Mulai pembesian hingga persiapan pelaksanaan betonisasi.

Bupati Subandi mengatakan, pekerjaan tersebut sebelumnya sempat menghadapi kendala keberadaan tiang listrik bertegangan tinggi di lokasi. Berdasar penjelasan pelaksana, kendala tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi progres pekerjaan. Karena itu, dia meminta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk lebih intensif melakukan pengawasan dan segera mengomunikasikan setiap kendala yang berpotensi menyebabkan keterlambatan.

“Kalau ada deviasi, harus segera diketahui persoalannya apa. Apakah tenaga kerja atau material. PPK harus terus melakukan pengawasan. Kalau memang ada deviasi, setiap minggu harus dikomunikasikan dan dicari solusinya,” ujarnya.

Bupati Subandi juga meminta agar progres pekerjaan dipetakan secara berkala. Pengawasan tidak cukup dilakukan pada akhir pekerjaan, tetapi perlu secara rutin untuk mengetahui perkembangan pekerjaan sekaligus mengantisipasi potensi keterlambatan.

Di lokasi proyek, Bupati Subandi mengecek detail pembesian yang digunakan dalam pekerjaan betonisasi. Dari penjelasan di lapangan, pembesian menggunakan besi ulir diameter 16 milimeter dengan jarak pemasangan sesuai ketentuan teknis.

Bupati Subandi meminta data konstruksi dan rincian spesifikasi pekerjaan disiapkan secara lebih detail agar pelaksanaan di lapangan dapat dengan mudah dicocokkan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan ketentuan teknis yang telah ditetapkan.

“Data konstruksinya harus detail. Pembesiannya seperti apa, jaraknya berapa, kemudian spesifikasi betonnya juga harus jelas. Dengan begitu, kita bisa melihat kesesuaiannya dengan RAB dan pekerjaan di lapangan,” tegasnya.

Setelah pembesian dinyatakan siap, pekerjaan betonisasi mulai dilaksanakan. Subandi berharap dimulainya tahapan tersebut dapat mempercepat progres sehingga deviasi sekitar 9 persen dapat segera dikejar. “Targetnya Desember, kontraknya sampai tanggal 16. Ini masih bulan Oktober. Mudah-mudahan deviasi 9 persen ini bisa kita kejar. Kuncinya PPK harus aktif. Kalau ada deviasi segera dikomunikasikan dan dicari penyelesaiannya,” pungkas Bupati Subandi.

Sebagaimana diketahui, paket pekerjaan konstruksi Peningkatan Jalan Kebonagung – Tambak Kemerakan (Ljt) (Ruas Kebonagung – Kemasan), Satuan Kerja (Satker) Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo mengalokasikan anggaran dari APBD 2026 dengan pagu Rp.18.997.778.682,- / HPS Rp.18.997.702.846,65.

Pada saat tender, paket pekerjaan yang dibawah tanggung jawab PPK/Satker Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo terdapat 69 perusahaan pemnyedia jasa konstruksi yang ikut mendaftar sebagai peserta tender. Namun pada tahap penawaran, terfdapat hanya 6 perusahaan penyedia jasa konstruksi yanbg melakukan penawaran, masing-masing:

  1. GHALI MULTI PERDANA, melakukan harga penawaran/harga terkoreksi Rp.15.198.162.277,32;
  2. TAMITA LAGENA JAYA, melakukan harga penawaran/harga terkoreksi Rp.17.644.585.087,-;
  3. BANGUN KONSTRUKSI PERSADA, melakukan harga penawaran/harga terkoreksi Rp.18.079.132.276,67;
  4. BAHTERA ENERGI STRUKTUR, melakukan harga penawaran/harga terkoreksi Rp.18.237.794.732,78;
  5. WIRATAMA GRAHA RAHARJA, melakukan harga penawaran/harga terkoreksi Rp.18.367.834.451,99; dan
  6. MULTI BANGUN Indonesia, melakukan harga penawaran/harga terkoreksi Rp.18.873.372.962,83.

Namun pada tahap evaluasi penawaran, PT. BANGUN KONSTRUKSI PERSADA, Jl. Ketintang Madya Cempaka No. 14 Surabaya ditetapkan sebagai pemenang, dengan harga penawaran/penawaran terkoreksi Rp. 18.079.132.276,67. Sedangkan PT MULTI BANGUN Indonesia, dengan harga penawaran/penawaran terkoreksi Rp. 18.873.372.962,83 dinyatakan tidak lulus, dengan alasan: Tidak dapat menunjukan dokumen kontrak pengalaman pekerjaan yang asli dan bukti KSWP valid.

Begitu pula PT. GHALI MULTI PERDANA, dengan harga penawaran/penawaran terkoreksi Rp.15.198.162.277,32, dinyatakan tidak lulus, dengan alasan: Tidak melampirkan SIA alat Excavator KOMATSU PC200-8MO yang diterbitkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan / instansi yang berwenang, peserta hanya melampirkan dokumen pemeriksaan terakhir tanpa dilengkapi dengan dokumen SIA yang diterbitkan oleh Disnaker Provinsi. Bahwa berdasarkan ketentuan Dokumen Pemilihan BAB IV LDP huruf F angka 6 huruf c disebutkan bahwa dokumen penawaran harus melampirkan Dokumen SIA untuk alat excavator.

Dan juga PT. TAMITA LAGENA JAYA, dengan harga penawaran/penawaran terkoreksi Rp.17.644.585.087,- dinyatakan tidak lulus dengan alasan:  (1) Tidak menyampaikan isian kualifikasi anggota KSO. Bahwa berdasarkan ketentuan Dokumen Pemilihan BAB III IKP angka 25.3 huruf b disebutkan bahwa Peserta menyampaikan Data Kualifikasi melalui SPSE kepada Pokja Pemilihan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pada SPSE, dengan ketentuan dalam hal KSO, leadfirm KSO menyampaikan data kualifikasi dengan DILENGKAPI FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI seluruh anggota KSO-nya; (2) Tidak menawarkan Dumptruck dalam Daftar Peralatan Utama yang ditawarkan. Telah ditekankan pada saat Pemberian Penjelasan dan telah dituangkan dalam Berita Acara Pemberian Penjelasan pada poin 5 Penekanan terhadap persyaratan peralatan angka 2). Daftar Isian Peralatan Utama yang diunggah HARUS menyebutkan JENIS ALAT, jumlah, dan kapasitas alat yang ditawarkan; (3) Tidak melampirkan SIA alat Excavator KOMATSU PC200-8MO yang diterbitkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan / instansi yang berwenang, peserta hanya melampirkan dokumen pemeriksaan terakhir tanpa dilengkapi dengan dokumen SIA yang diterbitkan oleh Disnaker ProvinsI. Bahwa berdasarkan ketentuan Dokumen Pemilihan BAB IV LDP huruf F angka 6 huruf c disebutkan bahwa dokumen penawaran harus melampirkan Dokumen SIA untuk alat excavator.

Juga PT. WIRATAMA GRAHA RAHARJA, dengan harga penawaran/penawaran terkoreksi, dinyatakan tidak lulus dengan alasan: Tidak lulus. Tidak melampirkan SIA alat Excavator KOMATSU PC200-8MO yang diterbitkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan / instansi yang berwenang, peserta hanya melampirkan dokumen pemeriksaan terakhir tanpa dilengkapi dengan dokumen SIA yang diterbitkan oleh Disnaker ProvinsI. Bahwa berdasarkan ketentuan Dokumen Pemilihan BAB IV LDP huruf F angka 6 huruf c disebutkan bahwa dokumen penawaran harus melampirkan Dokumen SIA untuk alat excavator.

Adapun pekerjaan utama pada paket konstruksi ini dalam uraian pekerjaan disebutkan: 1). Dinding Turap Beton, Penyediaan dan Pemancangan (CCSP W 325) (Mcr min 16,98 ton.m); 2). Perkerasan Beton Semen dengan Anyaman Tulangan Tunggal (Variasi 2); 3). Pengadaan dan pemasangan U-ditch 60.80 – 120 cm + Cover (G. 20 Ton); dan 4). Lapis Pondasi bawah Beton Kurus (Variasi 2). (kmf/bachtiar)

Berita Lainnya

Tinggalkan Komentar

Pemblokir Iklan Terdeteksi

Mohon dukung kami dengan menonaktifkan ekstensi Pemblokir Iklan dari browser Anda untuk situs web kami.