SAMPANG, TEROPONG – Diduga program pemeliharaan dilingkungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Pamekasan di Sampang Tahun 2025, salah sasaran.
Anihnya, pekerjaan yang bersumber dari Kelompok masyarakat (Pokmas) di poros jalan Provinsi di Sampang menjadi sasaran perbaikan pemeliharaan oleh Dinas PU Bina Marga Provinsi, dengan dalih tidak tahu.
Hal tersebut, terungkap, dalam rangka audensi oleh Ketua Aliansi Masyarakat dan Pemuda Sampang (AMPAS), Zainal Abidin beserta anggotanya. Bertempat di Aula PU Bina Marga Provinsi Jatim, UPT PJJ Pamekasan di Sampang, Jalan Trunojoyo Sampang.
“Kedatangan kami ini, hanya ingin mengsinkronkan data pemeliharaan dan titik lokasi yang sudah dikerjakan, sebab, pekerjaan pemeliharaan di Sampang terkesan salah sasaran dan tumpang tindih dengan program Pokmas,” ungkap Zainal, Kamis (10/7)
Sementara PPK PU Bina Marga Provinsi Jatim, Muhammad Zainal Muttaqin, membenarkan adanya pekerjaan pemeliharaan dititik program Pokmas, akibat lemahnya pengawasan oleh petugas PU Bina Marga Provinsi Jatim, UPT PJJ Pamekasan di Smpang.
“Kami tidak tahu kalau yang kami perbaiki itu, adalah program Pokmas yang di bangun dari anggaran Kelompok Masyarakat. Dan program itu dibangun tanpa sepengetahuan kami sebelumnya, sehingga kami sempat bingung,” ujar Yanto, (pengawas) saat mendampingi PPK PU Bina Marga Provinsi Jatim.
Diakhir audensi, PPK PU Bina marga Propinsi Jatim, berjanji akan memberikan data kegiatan pemeliharaan tahun 2024-2025, walau sebelumnya sempat berkelit dan bersikeras antara Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim dan Ketua AMPAS beserta anggotanya.(pan)