Beranda » Sosialiasi Proyek Pengendalian Banjir Kali Lamong TA 2025

Sosialiasi Proyek Pengendalian Banjir Kali Lamong TA 2025

by Bakhtiar Sitorus
227 views
A+A-
Reset

GRESIK, TEROPONG – Kementerian Pekerjaan Umum dalam tahun anggaran 2025 ini telah mengalokasikan anggaran APBN dengan Pagu sebesar Rp. 40.000.000.000,- dengan HPS Rp. 39.999.999.985,-.

Untuk pekerjaan paket Konstruksi ini dimana pada saat tender terdapat 163 perusahaan penyedia jasa konstruksi yang ikut mendaftar sebagai perserta lelang/tender. Namun pada tahap penawaran, terdapat 29 perusahaan jasa konstruksi yang ikut melakukan penawaran. Dan pada tahap evaluasi penawaran, ditetapkan PT. Bangunmaju Sejahtera Bersama – PT. Tridaya Bakti Nusa (Bangunmaju – Tridaya KSO) sebagai pemenang tender, dengan harga penawaran/harga terkoreksi Rp. 31.875.969.282,82.

Ruang lingkup pekerjaan utama paket pekerjaan Pengendalian Banjir Kali Lamong TA 2025, terdiri dari: 1) Pekerjaan Persiapan; 2) Pekerjaan SMKK; 3) Pekerjaan Parapet Wall; dan 4) Pekerjaan lain-lain.

Sedangkan untuk paket pekerjaan Supervisi Pengendalian Banjir Kali Lamong dialokasikan anggaran APBN dengan Pagu/HPS sebesar Rp.1,5 miliar. Adapun sebagai pemenang untuk paket pekerjaan jasa konsultan ini adalah PT. Globetek Glory Konsultan, dengan harga penawaran/harga terkoreksi Rp.1.273.048.000,-.

Sebelum dilakukan pelaksanaan dilapangan, sebagaimana biasanya terlebih dahulu dilakukan kegiatan sosialisasi. Pelaksanaan sosialisasi dilaksanakan pada hari Jumat, 16 Mei 2025 siang di kantor Desa Jono, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Sosialisasi ini pun dihadiri oleh masyarakat Desa Jono, Kepala Desa Jono, Ubed Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PU Tata Ruang Gresik, dan Fery, ST (Pelaksana Teknis) dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo. Pelaksanaan sosialisasi pun tampak berjalan lancar, karena masyarakat Desa Jono, dan pemkab Gresik sangat mendukungnya.

Sebagaimana diketahui, Proyek Kali Lamong adalah terkait penanganan banjir di daerah Gresik, Jawa Timur. Proyek ini melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, dan telah mendapat anggaran dari APBN sebesar Rp40 miliar di tahun 2025.

Proyek ini bertujuan untuk menormalisasi Kali Lamong dan mencegah banjir, dengan fokus pada pembangunan parapet dan pembebasan lahan.

Tujuan Proyek Kali Lamong bertujuan untuk mengatasi banjir di wilayah Gresik, khususnya di daerah yang dilalui oleh Kali Lamong.

BBWS Bengawan Solo ditunjuk sebagai pelaksana proyek ini.

Anggaran Proyek ini mendapatkan anggaran APBN sebesar Rp40 miliar pada tahun 2025. Kegiatan Proyek mencakup pembangunan parapet sepanjang 1,5 kilometer. Pada tahun 2021 dan dilanjutkan dengan panjang 400 meter pada tahun 2022, serta kegiatan normalisasi Kali Lamong. Proyek mengalami kendala, terutama dalam hal pembebasan lahan yang menjadi tanggung jawab Pemkab Gresik.

Kali Lamong memiliki wilayah yang luas, dengan hulu di Kabupaten Lamongan dan Mojokerto, dan hilir di perbatasan Surabaya dan Gresik, serta bermuara di Selat Madura. (bakhtiar)

 

 

 

You may also like

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses