Gresik, Teropong. Com – Untuk memperlancar arus lalu lintas ruas Legundi, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur/Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Surabaya dalam tahun anggaran 2026 ini telah mengalokasikan anggaran APBD dengan Pagu Rp.20.000.000.000,-, dengan Mata Anggaran Kegiatan (MAK) No.1.03.10.1.01.0051.5.2.04.01.001.00002, untuk paket pekerjaan “Pelebaran Jalan Ruas Legundi – Batas Kab. Mojokerto (Link.111). Paket pekerjaan konstruksi ini ditenderkan dengan metode pemilihan E-Purchasing.
Hasil penelusuran Wartawan Teropong.Com dilapangan, Jumat siang, 18 September 2026 kemarin, dilokasi tampak ada kegiatan pembesian untuk pengecoran tembok penahan/paravet. Begitu juga tampak ada pekerjaan overlay.
Dan panjang penanganan pekerjaan 2,5 Km. Tampak juga ada kabel utilitas di lokasi pembesian/pengecoran tembok penahan/paravet.
Pada papan nama proyek yang berada di lokasi pekerjaan, paket pekerjaan Pelebaran Jalan Ruas Legundi – Batas Kab. Mojokerto (Link. 111) ini dengan Nomor Kontrak: 600.1.9/0981/103.6.1/2026, Nilai Kontrak Rp.15.962.245.110,-, Sumber Dana APBD Provinsi Jawa Timur, Masa Pelaksanaan 283 hari kalender, Penyedia Jasa: PT. Tri Jaya Cipta Makmur, Konsultan Supervisi: CV. Cakra Nenggala Consultan KSO PT. Mitra Cipta Engineering.
Siang pak Kasatker Ervan. Mohon ijin mau konfirmasi terkait paket pelebaran
Kapala UPT PJJ yang juga sebagai Kepala Satuan Kerja (Kasatker) UPT PJJ Surabaya, Ir. Ervan Ikka Lutfiansyah, S.T., M.M ketika dikonfirmasi Wartawan Teropong.Com via pesan WhatssApp (WA) Senin siang, 21/9/2026, terkait paket pelebaran Ruas Jalan Legundi – Batas Kab. Mojokerto ini, dia mengarahkan agar menghubungi PPK nya Pak Mochtar Sufaat.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Mochtar Sufaat ketika dikonfirmasi Wartawan Teropong.Com via pesan WhatssApp (WA), Senin siang, 21/9/2026, terkait paket pelebaran Ruas Jalan Legundi – Batas Kab. Mojokerto ini, apakah pekerjaan overlaynya sudah selesai dilaksanakan?. Dan berapa progressnya hingga saat ini?. Min apa plus pak?. Apakah terjadi pelaksanaan addendum?.
PPK Mochtar Sufaat mengatakan, terima kasih atas konfirmasinya. Menjawab pertanyaan Bapak terkait Paket Pelebaran Jalan Legundi – Bts. Kab. Mojokerto, berikut kami sampaikan klarifikasinya:
1). Status Pekerjaan Overlay. Pekerjaan overlay saat ini sudah mencapai 90% dari total panjang penanganan. Sisa 10% penanganan saat ini terhambat oleh faktor eksternal, yaitu keterlambatan relokasi kabel PLN dari jadwal yang dijanjikan serta pipa PDAM yang sering bocor di area pekerjaan.
2). Progress Realisasi. Progress fisik saat ini berada pada posisi deviasi positif (plus) sebesar 31% di atas target perencanaan.
3). Waktu Pelaksanaan dan Target Percepatan. Kontrak pekerjaan berakhir pada Awal Desember 2026, kami dan tim berupaya melakukan percepatan pelaksanaan sapaya masyarakat pengguna jalan segera menikmati hasil pembangunan. Namun, target percepatan pekerjaan yang semula dirancang pada pertengahan September kami koreksi menjadi pertengahan Oktober. Penyesuaian jadwal ini dilakukan untuk mengakomodasi penyelesaian kendala teknis relokasi jaringan utilitas eksternal (PLN dan PDAM) yang berada di luar kontrol pelaksanaan proyek jalan kami. Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak PLN dan PDAM agar kendala ini dapat segera diselesaikan. Demikian informasi ini disampaikan. Terima kasih atas perhatian dan kontrol sosial dari rekan media, ujar PPK Mochtar Sufaat.
Sementara Syahid, yang disebut-sebut sebagai General Superintendent (GS) ketika dikonfirmasi Wartawan Teropong.Com via pesan WhatssApp (WA), Senin siang, 21/9/2026, terkait paket pelebaran Ruas Jalan Legundi – Batas Kab. Mojokerto ini, apakah ada kendala penanganan kabel utilitasnya?. Aman bang, teman-teman sudah koordinasi langsung dengan instansi terkait yang di lokasi pekerjaan.
Ketika disinggung Teropong.Com, apakah pekerjaan overlaynya sudah selesai?, belum selesai bapak masih kurang sedikit-sedikit, ujar Syahid. (bachtiar)