Beranda » Hadiri Rakernas Punguan Silauraja Indonesia, Wagub Emil Dorong Penguatan Kerukunan, Pemberdayaan Masyarakat

Hadiri Rakernas Punguan Silauraja Indonesia, Wagub Emil Dorong Penguatan Kerukunan, Pemberdayaan Masyarakat

Apresiasi Komitmen Organisasi dalam Merawat Persaudaraan dan Melestarikan Adat Budaya Batak

by Bakhtiar Sitorus
47 pembaca
A+A-
Reset

Surabaya, sknteropong.com – Wakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim), Emil Elestianto Dardak, mengajak organisasi kekerabatan dan kemasyarakatan memperkuat kontribusi dalam pembangunan Jawa Timur melalui penguatan kerukunan, pemberdayaan masyarakat, serta perluasan partisipasi perempuan dan generasi muda.

Pesan tersebut disampaikan pada Sabtu (24/10), yakni Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV Punguan Silauraja Indonesia (PSI) di Hotel Tunjungan Surabaya.
Dalam forum tersebut, Emil menekankan pentingnya menerjemahkan semangat kebersamaan dan jejaring organisasi menjadi program nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan memperluas manfaat pembangunan sekaligus memperkuat ketahanan sosial.
Saat menghadiri Rakernas IV PSI, Emil mengapresiasi komitmen organisasi dalam merawat persaudaraan dan melestarikan adat budaya Batak. Menurutnya, organisasi kekerabatan memiliki modal sosial yang dapat dikembangkan untuk memperkuat solidaritas serta memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya mengapresiasi keluarga besar Punguan Silauraja Indonesia yang terus merawat persaudaraan dan melestarikan budaya. Kecintaan terhadap budaya leluhur perlu berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap keberagaman,” ujar Emil.
Ia menegaskan, keberagaman suku, agama, bahasa, dan adat istiadat merupakan kekuatan bangsa yang perlu dirawat melalui sikap saling menghargai dan persatuan. Semangat tersebut harus ditopang komitmen terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Jawa Timur adalah rumah bersama bagi masyarakat dari berbagai latar belakang. Karena itu, kerukunan harus terus kita jaga melalui dialog, kepedulian, dan kerja sama antarkomunitas,” katanya.
Selain menjaga kerukunan, Emil mendorong PSI berperan dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter, terampil, dan berdaya saing. Merujuk data Survei Penduduk Antarsensus (SUPAS) 2025 dalam materi sambutannya, sebanyak 69,28 persen penduduk Jawa Timur berada pada kelompok usia produktif, yakni 15–64 tahun.
Potensi tersebut perlu dioptimalkan melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, pengembangan kewirausahaan, serta pemberian ruang kepemimpinan bagi generasi muda. Perhatian terhadap kelompok lanjut usia juga perlu diperkuat melalui dukungan sosial, kesehatan, dan pewarisan nilai antargenerasi.
“Jejaring kekeluargaan dapat menjadi kekuatan untuk meningkatkan kapasitas generasi muda sekaligus memperkuat kepedulian terhadap generasi terdahulu. Kita perlu membuka kesempatan bagi anak-anak muda untuk berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dari sisi ekonomi, Emil menyampaikan bahwa perekonomian Jawa Timur pada Semester I 2026 tumbuh 5,84 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,45 persen, sebagaimana tercantum dalam materi sambutannya.
Menurutnya, pertumbuhan tersebut perlu diikuti perluasan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Organisasi kekerabatan dapat mengambil peran melalui penguatan usaha mikro dan kecil, peningkatan literasi digital, perluasan akses pasar, serta pengembangan kemitraan usaha.
“Organisasi kekerabatan memiliki jejaring dan modal sosial yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi. Melalui kolaborasi, pengembangan usaha, literasi digital, dan perluasan akses pasar, manfaatnya diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” jelasnya.
Emil berharap Rakernas IV PSI menghasilkan program kerja konkret dan berkelanjutan yang mencakup pelestarian budaya, penyiapan generasi penerus, pengabdian sosial, serta pemberdayaan ekonomi. Dukungan pendidikan, kepedulian terhadap lansia, dan bantuan bagi keluarga yang membutuhkan juga menjadi ruang kontribusi organisasi.
“Harapan kami, Rakernas ini menghasilkan program nyata yang semakin memperkuat persaudaraan, menjaga keberagaman, dan memberikan kontribusi bagi kemajuan Jawa Timur serta Indonesia,” pungkasnya. (hum/red)

Berita Lainnya

Tinggalkan Komentar

Pemblokir Iklan Terdeteksi

Mohon dukung kami dengan menonaktifkan ekstensi Pemblokir Iklan dari browser Anda untuk situs web kami.