Beranda » Untuk Memenuhi Kebutuhan dan Meningkatkan Produksi Pangan, Progress Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Bondoyudo Deviasi Plus 0.556%

Untuk Memenuhi Kebutuhan dan Meningkatkan Produksi Pangan, Progress Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Bondoyudo Deviasi Plus 0.556%

by Bakhtiar Sitorus
56 pembaca
A+A-
Reset

Kepala Satker PJPA Brantas, Muhammad Ismaun, S.T., M.T saat ditemui TEROPONG

Lumajang, sknteropong.com – Untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan produksi pangan, dalam tahun anggaran 2026 – 2027 ini, Satuan Kerja  Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (Satker PJPA) Brantas telah mengalokasikan anggaran APBN 2026 dengan pagu Rp.260.503.208.000,-/HPS Rp.259.944.635.000,-.

Paket pekerjaan Konstruksi Jasa Pelaksana Konstruksi Saluran Air ini, dimana pada tahap tender / lelang, terdapat 69 perusahaan penyedia jasa konstruksi yang mendaftar sebagai peserta tender. Namun, pada tahap penawaran terdapat hanya 6 (enam) perusahaan penyedia jasa konstruksi yang melakukan penawaran, masing-masing:

  1. MINARTA DUTAHUTAMA, dengan harga penawaran/harga terkoreksi Rp.220.173.100.000,-;
  2. INDO BANGUN GROUP, dengan harga penawaran/harga terkoreksi Rp. 221.239.000.000,-;
  3. SUBURO JAYANA INDAH CORP, dengan harga penawaran/harga terkoreksi Rp. 227.971.444.895,-;
  4. NINDYA KARYA (Persero), dengan harga penawaran/harga terkoreksi Rp. 248.767.015.000,-;
  5. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, dengan harga penawaran/harga terkoreksi Rp. 253.990.765.490,72; dan
  6. PT BRANTAS ABIPRAYA (Persero), dengan harga penawaran/harga terkoreksi 254.485.574.288,82.

Selanjutnya, untuk tahap evaluasi penawaran, PT. MINARTA DUTAHUTAMA, alamat Yodya Tower Jl. D.I. Panjaitan Kav. 8 LT. 11 Jakarta Timur, dengan harga penawaran/penawaran terkoreksi Rp.220.173.100.000,- dinyatakan sebagai pemenang tender.

Sedangkan PT. NINDYA KARYA (Persero) dengan harga penawaran/penawaran terkoreksi Rp.248.767.015.000,- masuk dalam penawaran terendah urutan ke dua. Dan PT BRANTAS ABIPRAYA (Persero), dengan harga penawaran/penawaran terkoreksi Rp. 254.485.574.288,82 masuk dalam penawaran terendah urutan ke tiga.

Sedangkan PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, dengan harga penawaran/penawaran terkoreksi Rp.253.990.765.490,72 dinyatakan tidak lolos dengan alasan: Pengalaman manajer teknik 2 tidak dihitung karena bukan merupakan pekerjaan konstruksi sesuai dengan IKP poin 28.14 b.2).c).(8).

Begitu juga PT. INDO BANGUN GROUP, dengan harga penawaran/penawaran terkoreksi Rp.221.239.000.000,- dinyatakan tidak lolos dengan alasan: 1). Paket Pembangunan DI Batang Bayang (6.500Ha) di Kabupaten Pasaman Barat = Tidak dilengkapi dengan unggahan dokumen kontrak dan Surat Perjanjian KSO pada SIMPAN sesuai dengan IKP 43.1; 2). Paket Peningkatan Daerah Irigasi Rawa JITU SPP IPIL = Tidak sesuai dengan lingkup pekerjaan pada BAB V Lembar Data Kualifikasi (LDK); 3). Paket Pembangunan Jaringan Irigasi Primer(BKP.2-BKP.6b dan BKP.7a BKP.14) D.I Kawasan Sawah Laweh Tarusan Di Kab. Pesisir Selatan = Nilai KD kurang dari nilai HPS sehingga tidak sesuai dengan BAB VIII Tata Cara Evaluasi Kualifikasi poin B.4.f; 4). Paket Rehabilitasi D.I Panti Rao (PSL3) di Kab. Pasaman = Nilai KD kurang dari nilai HPS sehingga tidak sesuai dengan BAB VIII Tata Cara Evaluasi Kualifikasi poin B.4.f.

Dan PT. SUBURO JAYANA INDAH CORP, dengan harga penawaran/penawaran terkoreksi Rp. 227.971.444.895,- dinyatakan tidak lolos dengan alasan: Pengalaman manajer teknik 3 tidak tercantum dalam SIMPAN sesuai IKP poin 44.4.

PPK IRWA II, Agung Purnayuda, S.T., M.PSDA

Kepala Satker PJPA Brantas, Muhammad Ismaun, S.T., M.T, ketika dikonfirmasi, Rabu siang (21/10/2026) mengatakan, pemenang untuk paket pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Bondoyudo Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Jember adalah PT. Minarta Dutahutama – PT. Tirta Magelang (Minarta – Tirta KSO) dengan nilai kontrak Rp.220.173.100.000,-.

Pelaksanaan penandatanganan kontrak sudah dilakukan pada tanggal 9 Juli 2026. Sedangkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) nya adalah pak Agung Purnayuda, S.T., M.PSDA — PPK Irigasi Rawa (Irwa) II, imbuh Kepala Satker PJPA Brantas Muhammad Ismaun kepada TEROPONG.

Ketika disinggung mengenai progressnya, Kepala Satker PJPA Brantas Muhammad Ismaun, S.T., M.T mengatakan, untuk progressnya Deviasi plus. Periode Munggu ke-15 (21 Oktober 2026) progress Fisik: Rencana 21.346%, Realisasi 21.902% = Deviasi 0.556%.

Sementara menurut sumber informasi, adapun lingkup Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Bondoyudo Kab. Jember dan Kab Lumajang, antara lain: 1). Pekerjaan Persiapan; 2). Pekerjaan SMKK; 3). Pekerjaan Tanah; 4). Pekerjaan Dewatering; 5). Pekerjaan Pasangan; 6). Pekerjaan Beton; 7). Pekerjaan Modernisasi; 8). Pekerjaan Pintu Air; 9). Pekerjaan Persiapan OP.

Sementara Faris Dzaka, Project Manager (PM) ketika dikonfirmasi melalui pesan whatssapp (WA), Rabu sore (21/10/2026) mengatakan, untuk pekekrjaan major meliputi pekerjaan tanah, pasangan, dan paling besarnya ada di pekerjaan beton. (bachtiar)

 

Berita Lainnya

Tinggalkan Komentar

Pemblokir Iklan Terdeteksi

Mohon dukung kami dengan menonaktifkan ekstensi Pemblokir Iklan dari browser Anda untuk situs web kami.