Beranda » Kepala BBWS Bengawan Solo Beserta Jajaran Meninjau Proyek Pengendalian Banjir Kali Lamong di Kabupaten Gresik

Kepala BBWS Bengawan Solo Beserta Jajaran Meninjau Proyek Pengendalian Banjir Kali Lamong di Kabupaten Gresik

Untuk Memastikan Keandalan dan Kualitas Pembangunan Infrastruktur

by Bakhtiar Sitorus
50 pembaca
A+A-
Reset

Gresik, sknteropong. com – Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) terus berkomitmen memastikan keandalan dan kualitas pembangunan infrastruktur keairan di wilayah Sungai Bengawan Solo.

Pelaksana harisan (Plh) Kepala BBWSBS, Nimbrot Rumaropen, beserta jajarannya, Senin, 5 Oktober 2026 lalu melaksanakan kunjungan kerja alias  tinjauan lapangan dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) pekerjaan Pengendalian Banjir Kali Lamong di Kabupaten Gresik.

Peninjauan ini bertujuan untuk memantau langsung progres fisik di lapangan, serta memastikan seluruh struktur bangunan pengendali banjir terbangun sesuai standar teknis.

Langkah pengawasan berkala ini dilakukan guna mengoptimalkan fungsi infrastruktur dalam memitigasi risiko luapan air dan melindungi permukiman serta lahan pertanian warga di sekitar DAS Kali Lamong, Kabupaten Gresik.
Melalui kegiatan monev ini, BBWSBS menegaskan kesiapannya dalam menjaga keandalan sarana dan prasarana keairan, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi peningkatan debit air saat memasuki musim penghujan.

Sebagaimana diketahui, bahwa Beton untuk pekerjaan konstruksi Pengendalian Banjir Kali Lamong Kabupaten Gresik ini ada yang Beton Pancang, dan ada juga Flat Concrete Sheet Pile (FCSP). Adapun vendor yang sudah mendapat rekom untuk beton-beton ini, adalah WIKA maupun WASKITA dan juga CALVARY. Hal ini dibenarkan sebuah sumber yang layak di percaya (Senin 5 Oktober 2026).

Untuk diketahui, dan sebagaimana dipublish pada bulan Agustus lalu, dalam tahun anggaran 2026 ini, Kementerian Pekerjaan Umum cq. Satuan Kerja Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (Satker PJSA) Bengawan Solo telah mengalokasikan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dengan Pagu/HPS Rp.224.491.400.000,- untuk paket pekerjaan konstruksi “Pengendali Banjir Kali Lamong”.

Paket pekerjaan konstruksi yang dibiayai dari uang rakyat (APBN,red) ini, dimana pada saat tender (mengutip pada laman LPSE,red) terdapat 164 perusahaan penyedia jasa konstruksi yang ikut mendaftar sebagai peserta tender/lelang. Dan pada tahap penawaran, terdapat hanya 10 perusahaan jasa konstruksi yang melakukan penawaran (lihat tabel,red).

Begitu juga pada tahap evaluasi penawaran, yang lolos hanya 3 (tiga) perusahaan jasa konstruksi, masing-masing:

  1. MINARTA DUTAHUTAMA, harga penawaran/terkoreksi Rp.190.590.000.000,-;
  2. HUTAMA KARYA (PERSERO), harga penawaran/terkoreksi Rp.212.944.467.175,20;
  3. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, harga penawaran/terkoresksi Rp.216.881.266.148,60;

Sedangkan PT. NINDYA KARYA (Persero), harga penawaran/terkoreksi Rp. 218.317.000.000,- dan PT. BRANTAS ABIPRAYA (Persero) dengan harga penawaran/terkoreksi Rp.219.000.664.105,36.

Begitu juga PT. WASKITA KARYA (PERSERO) Tbk dengan harga penawaran/terkoreksi Rp.217.418.999.760,65 dan PT. Bangun Konstruksi Jaya, dengan harga penawaran/terkoreksi Rp. 217.775.985.235,57. Ke-4 perusahaan jasa konstruksi tersebut diatas tidak di centang/cawang, karena sudah ada 3 perusahaan yang lolos penawaran terendah.

Sementara DIWONGSO AGUNG KONSTRUKSI, harga penawaran/terkoreksi Rp. 193.565.746.835,29 dinyatakan tidak lolos dengan alasan: Omzet tahunan rata-rata tidak memenuhi persyaratan sesuai ketentuan dalam Dokumen Pemilihan BAB V. Lembar Data Kualifikasi (LDK) 7.

Dan PT. MARINDA UTAMAKARYA SUBUR, harga penawaran/terkoreksi Rp.197.428.126.335,30 dinyatakan tidak lolos dengan alasan: Jaminan Penawaran Asli tidak diterima Pokja Pemilihan sampai dengan batas waktu yang ditentukan sehingga sesuai dengan BAB III Instruksi Kepada Peserta 20.4 maka penawaran dinyatakan gugur.

Dan PT. ARAFAH ALAM SEJAHTERA harga penawaran/terkoreksi Rp.199.518.427.477,35 dinyatakan tidak lolos dengan alasan: Tidak memenuhi nilai minimum pengalaman perusahaan 1 kontrak kerja dengan sifat pekerjaan serupa/ sejenis sesuai ketentuan dalam Dokumen Pemilihan Bab V. Lembar Data Kualifikasi (LDK) 5.

Adapun pemenang tender untuk paket pekerjaan konstruksi Pengendali banjir Kali Lamong tahun 2026 ini adalah PT. MINARTA DUTAHUTAMA KSO PT. INTI JAWA TEKNIK dengan harga penawaran/terkoreski Rp.190.590.000.000,-.

Untuk diketahui juga, pekerjaan Pengendalian Banjir Kali Lamong Kabupaten Gresik ini yang akan dikerjakan oleh Kontraktor PT. Minarta Dutahutama KSO PT. Inti Jawa Tehnik, dengan masa pelaksanaan 540 hari kalender (2026-2027). Adapun pelaksanaan pekerjaan Pengendalian Banjir Kali Lamong Tahun 2026 ini dengan konstruksi beton parapet dengan panjang sepanjang 5 kilometer, tinggi 3,5 meter.

Sementara menurut sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan, bahwa Pelaksana Pekerjaan Pengendali Banjir Kali Lamong Tahun 2026 ini yaitu PT. Minarta Dutahutama KSO PT. Inti Jawa Tehnik, dengan masing-masing persentase 70/30, baik keuangan, peralatan dan pekerjaan.  (ig/bachtiar)

 

 

 

Berita Lainnya

Tinggalkan Komentar

Pemblokir Iklan Terdeteksi

Mohon dukung kami dengan menonaktifkan ekstensi Pemblokir Iklan dari browser Anda untuk situs web kami.