Beranda » Pembangunan Jalan Ringinrejo – Sp. Jolosutro (Lot 3A) Diharapkan Percepatan Pelaksanaan Dilapangan  

Pembangunan Jalan Ringinrejo – Sp. Jolosutro (Lot 3A) Diharapkan Percepatan Pelaksanaan Dilapangan  

by Bakhtiar Sitorus
30 pembaca
A+A-
Reset

Blitar, Teropong. Com – Pembangunan jalan baru ruas Ringinrejo – Simpang Jolosutro (Lot 3A) sebagaimana diberitakan Media Online TEROPONG minggu lalu, diharapkan ada percepatan pelaksanaan pekerjaan. Pasalnya, paker pekerjaaan konstruksi bidang jalan ini dilakukan penandatangan kontrak pada tanggal 19 Agustus 2026.

Melihat dari Kode RUP dengan nomor 620650304 dengan volume pekerjaan 7,9 kilometer, dengan nilai Pagu Rp.465.288.753.000,-, dengan Kode Mata Anggaran Kegiatan (MAK) GA.7696.RBC.003.338.HC.534111.

Untuk tahun 2026 dialokasikan anggaran sebesar Rp.129.582.325.000,-.  Jadi sampai dengan akhir Desember 2026 ini anggaran Rp.129.582.325.000,- harus terserap. Anggaran Rp.450.471.612.924,- harus terserap sampai dengan 19 Agustus 2027. Hal ini dikatakan oleh Leo Aditya Mahardika, S.T, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.7 Provinsi Jawa Timur (Kabupaten Blitar — Pansela 2) ketika dikonfirmasi TEROPONG di ruang kerjanya, Jumat siang 4 September 2026.

Ketika disinggung tentang PT. Pembangunan Perumahan KSO dengan PT. Bahagian BangunNusa, Leo Aditya Mahardika mengatakan, memang benar mereka ber KSO, sehingga dalam akte berubah menjadi PP – BBN, JV (Join Venture,red). PP 60% dan BBN 40% (alat, SDM, modal). Jadi leadernya adalah PP, sedangkan membernya adalah BBN, ungkap Leo Aditya Mahardika.

Ketika disinggung apa saja pekerjaan mayornya?, Galian tanah, galian batu, galian batu lunak, galian tanah, timbunan, dan saluran. Dan Disposal Areanya ada 4 titik yang di tentukan oleh Pemkab Blitar, ujar Leo.

Ketika disinggung tentang Batching Plant, dan AMP nya, Leo Aditya Mahardika, S.T, PPK 2.7 Provinsi Jawa Timur (Kabupaten Blitar — Pansela 2) ini mengatakan, semua itu (batching plant dan AMP,red) BNN sudah ada.

Begitu juga untuk mengamankan tebing sebelah kanan (spot spot,red) kita juga memberikan bronjong dengan 1,5 meter. Begitu juga pekerjaan saluran kita cor ditempat.

Ketik disinggung tentang papan nama proyek, PPK Leo Aditya Mahardika mengatakan, papan namanya ada di STA 0 masuk ke jalurnya pembangunan, motor gak bisa ke lokasi, STA 0 nya melingkar masuk kedalam, dari arah Blitar ke Malang. Papan namanya dalam hutan sisi sana, sisi Blitar, masuk kedalam harus pakai trail. Kita saja mending jalan kaki daripada jatuh naik motor mending saya jalan kaki tiga kilo dua kilo, ujar Leo.

Ketika disinggung, berapa persen uang muka yang sudah dicairkan kepada kontraktor pelaksana?, uang muka kita cairkan sebesar 15% dari nilai kontrak. Dan si Kontraktor memberikan jaminan Bank Garansi. Dan ini kita cek kepada bank yang memberikan bank garansi tersebut, jeloas Leo Aditya Mahardika.

Kawasan Perhutanan Sosial

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pembangunanan jalan baru Ringinrejo – Simpang Jolosutro ini, ada 5 (lima) Kelompok Tani Hutan (KTH) yang kena dampak pembangunan jalan baru ruas Ringinrejo – Simpang Jolosutro ini.

Menurut sumber data yang berhasil dihimpun Wartawan Media Online Teropong adalah kurang lebih 64.160 hektar terdampak pembangunan jalan baru ini ini, dengan rincian (setelah di addendum,red);

  1. PPHKm atasnama KTH Wismo Buwono Mulyo, berdasarkan Keputusan Menteri LHK Nomor: SK.5659/MENLHK-PSKL/PKPS/PSL.0/6/2023 tanggal 12 Juni 2023, seluas kurang lebih 0,315 Ha.
  2. PPHKm atasnama KT Ayem Tentrem Lestari, berdasarkan Keputusan Menteri LHK Nomor: SK.10760/MENLHK-PSKL/PKPS/PSL.0/2023, tanggal 29 September 2023, seluas lebih kurang 45.251 Ha.
  3. PPHKm atasnama Wono Joyo Lestari, berdasarkan Keputusan Menteri LHK Nomor: 13014 Tahun 2024 tanggal 20 November 2024, seluas kuran lebih 11.661 Ha.
  4. PPHKm atasnama KTH Karya Sejahtera Bersama, berdasarkan Keputusan Menteri LHK Nomor: 13651 Tahun 2024 tanggal 31 Desember 2024, seluar kuran lebih 6.151 Ha.
  5. PKK atasnama LMDH Ngudi Lestarine Wono, berdasarkan Keputusan Menteri LHK Nomor: 7456/MENLHK-PSKL/PKPS/PSL.0/9/2029 Tanggal 16 September 2029, se;luas kurang lebih 0.782 Ha.

Sebelum di addendum, luasan sebelumnya PPHKm masing-masing KTH adalah:

1). KTH Wismo Buwono Mulyo        : Luas 258,00 Ha

2). KT Ayem Tentrem Lestari              : Luas 749,00 Ha

3). KTH Wono Joyo Lestari                : Luas 501,00 Ha

4). KTH Karya Sejahtera Bersama      : Luas 661,00 Ha

5). LMDH Ngudi Lestari Wono          : Luas 685,00 Ha

Sebagaimana diketahui, Kementerian Pekerjaan Umum cq. Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Jawa Timur dalam tahun anggaran 2026 ini telah mengalokasikan anggaran dari APBN dengan Pagu/HPS Rp.465.288.753.000,-, untuk paket pekerjaan pekerjaan “Lot 3A: Ringinrejo – Sp. Jolusutro, Kabupaten Blitar.

Sementara pengamatan Wartawan Media Online TEROPONG dilapangan, Sabtu sore 22 Agustus 2026, di lokasi tampak ada aktifitas alat berat seperti Bachoe dan juga beberapa unit dumptruck juga tampak melakukan kegiatan.

Paket pekerjaan konstruksi bidang jalan ini dibawah tanggung jawab Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Kasatker PJN) Wilayah II Provinsi Jawa Timur, Andhika Tommy Ardiansyah, S.T., M.Eng., Sc, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.7 Provinsi Jawa Timur (Kabupaten Blitar — Pansela 2), Leo Aditya Mahardika, S.T.

Sementara menurut sumber informasi yang berhasil dihimpun TEROPONG menyebutkan, Paket Lot 3A: Ringinrejo – Sp. Jolosutro, adapun ruang lingkup pekerjaan Pembangunan jalan baru sepanjang 7,9 Km, dengan lebar badan 7 meter dan bahu jalan 2 meter pada masing-masing sisi beserta fasilitas jalan lainnya yang terkait. Tahun Anggaran 2026 – 2027. Waktu Pelaksanaan 480 hari Kalender. Sumber dana dari Pinjaman dan Hibah Luar Nageri (PHLN). (bachtiar)  

Berita Lainnya

Tinggalkan Komentar

Pemblokir Iklan Terdeteksi

Mohon dukung kami dengan menonaktifkan ekstensi Pemblokir Iklan dari browser Anda untuk situs web kami.