Beranda » RKB Adakan Diskusi Publik, Kalapas Tegaskan Jangan Coba Main Mata?

RKB Adakan Diskusi Publik, Kalapas Tegaskan Jangan Coba Main Mata?

by Bakhtiar Sitorus
34 pembaca
A+A-
Reset

​Banyuwangi, Teropong. Com –  Tata kelola Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang kerab dipandang remang jika mencermati dinamika Nasional Pasca-insiden Lapas Cibinong dan menengok instruksi tegas Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) yang menekankan komitmen Zero Halinar terkait larangan (Handphone, Pungli, dan Narkoba), penting untuk diperhatikan.

Bahkan, Lapas Banyuwangi kini ambil sikap dengan memilih blusukan serta membuka ruang dalam bentuk diskusi publik tentunnya melibatkan peran masyarakat.

Pelaksanaan diskusi publik bertempat di Rumah Kebangsaan Banyuwangi (RKB), tepatnya Jalan Kapten Pierre Tendean, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi, Kamis malam  (1/10) kemarin.
d

DALAM Agenda diskusi ini turut hadir aktivis, mahasiswa, akademisi, tokoh masyarakat (tomas), insan pers serta Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Banyuwangi, Solichin, A.Md.IP., S.H., M.Si., turut hadir Kasi dan beberapa jajarannya,  terang Ketua RKB Hakim Said, SH. kepada media online Teropong baru baru ini.

Adapun penyampaian sikap, tegas Kalapas malam itu, yakni berkomitmen tetap melakukan penertiban dan bersih bersih dalam Lapas bukan sekadar jargon di atas kertas melainkan harga mati.

​”Tidak ada toleransi sekecil apa pun terhadap praktik pungutan liar, peredaran narkoba, maupun masuknya barang terlarang ke dalam Lapas,” terang Hakim mengutip penyampaian keterangan Solichin di acara diskusi Publik malam.

Masih kata Hakim, bahwa Kalapas juga membeberkan poin poin penyampaiannya keterangannya maupun harapan, dan meminta untuk mengoptimalkan dan menekankan pengawasan ketat dan penegakan disiplin sampai menyasar warga binaan dan pembesuk. Pengawasan juga berlaku untuk seluruh petugas pemasyarakatan pula.

Kalapas juga menyampaikan aturan Sistem pengawasan kedalam Lapas lebih diperketat juga tersampaikan dalam ruang diskusi publik yang tertib itu.Bahkan penyampaian materi penerapan prinsip dan aturan hukum terikat melekat tidak luput disajikan saat memaparkan pada ruang diskusi publik malam itu oleh pihak Ka Lapas.

“Jangan coba-coba ‘main mata’ bakal dapat sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku”, kata Hakim menirukan keterangan Kalapas disaat menyampaikan dialog diskusi malam itu.

Kasi Kamtib. Sabar Supriyanto hadir dan turut andil menyampaikan beberapa materi dengan menekankan Standar Operasional Prosedur (SOP) tanpa celah. Kendati ini, untuk merealisasikan komitmen Zero Halinar,” terang Hakim.

Pada acara itu Kasi Binadik Didik turut hadir. Bahkan menurut pencermatan Hakim diantara petugas ada yang menyebut bagian dari petugas Lapas bernama Sugeng Sayogo andil dan memberikan edukasi dan menerangkan tentang peran pentingnya keterbukaan dalam pemenuhan hak-hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), termasuk program pembinaan pengusulan remisi hingga hak integrasi (PB, CB, CMB).

Dipertegas lagi, bahwa Lapas memastikan berjalan transnparan dan dapat diakses melalui aplikasi digitalisasi secara gratis.

Adapun harapan ketua RKB Hakim Said S.H, meski ruang diskusi publik baru usai, ditegaskan hasil diskusi publik malam itu sebagai upaya agar Lapas semakin transparan terang jelas, ujarnya.

​”Keberhasilan diskusi Publik merupakan apresiasi yang luar biasa, dan kami bangga karena kebesaran hati dan komitmen Kalapas serta jajarannya hadir dan duduk bersama masyarakat sipil untuk berdiskusi. Dan berharap semoga hasil diskusi tidak sekedar ajang formalitas, melainkan wadah menyerap aspirasi.

Namun demikian, saya berharap ada harapan kepada Lapas Banyuwangi tidak hanya menjadi tempat pembinaan yang aman, tetapi bisa akuntabel dan berorientasi pada HAM,” terang Hakim dengan nada berharap.(yat /bas)

Berita Lainnya

Tinggalkan Komentar

Pemblokir Iklan Terdeteksi

Mohon dukung kami dengan menonaktifkan ekstensi Pemblokir Iklan dari browser Anda untuk situs web kami.