SURABAYA, TEROPONG – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur merayakan Dies Natalis ke 64 bertajuk Unity in Performance for the Nation, Rabu 5 Juli 2023.
Menurut Rektor UPN Veteran Jawa Timur, Prof. Ahmad Fauzi, Dies Natalis ke 64 ini menjadi moment bagi seluruh sivitas akademik UPN Veteran Jatim untuk lebih meningkatkan semangat dan terus memberikan karya-karya inovasi serta prestasi di tingkat Global.
“UPN Jatim telah banyak mengukir prestasi ditingkat nasional bahkan internasional, inovasi- inovasi pun juga telah banyak kita ciptakan, sehingga dimoment ini kami ingin seluruh civitas terus berkarya, berinovasi sehingga lebih banyak lagi prestasi yang kita ukir untuk kemajuan bangsa,” ucap Prof. Ahmad Fauzi.
Tema acara yang diusung Dies Natalis ke 64 juga turut dibuktikan dalam rangkaian gelaran acara yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Giriloka UPN Veteran Jawa Timur itu dengan beberapa acara, yaitu: Pengukuhan Guru Besar Di Bidang Teknologi Pangan; Penandatanganan MoU Dengan 16 Mitra; Launching Program Studi Baru; dan Launching Mobil Listrik Tanpa Awak Dan Sepeda Mootor Listrik Hemat Energi.
Pengukuhan Guru Besar Di Bidang Teknologi Pangan
UPN Veteran Jawa Timur Kukuhkan Guru Besar dibidang teknologi pangan. Ia adalah Prof. DR. Ir. Sri Winarti, MP., yang telah lama focus dalam kajian Prebiotik, Probiotik dan sinbiotik dari pangan lokal, khususnya umbi umbian. Menurutnya, umbi-umbian yang tumbuh di Indonesia memiliki banyak manfaat bagi Kesehatan dan peningkatan daya tahan tubuh.
Penandatanganan MoU Dengan 16 Mitra
Sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas dan menghasilkan karya-karya inovasi baru UPN Veteran Jawa Timur terus membuka kesempatan dan mengembangkan kemitraan sebagai bentuk kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Untuk bisa bertumbuh dan maju, sangat tidak mungkin jika itu kita lakukan sendiri. Kita juga harus turut membantu, dan bekerjasama dengan berbagai elemen instansi agar tercipta suatu kolaborasi yang banyak menghasilkan karya-karya baru” ungkap Prof. Ahmad Fauzi.
Pada kesempatan ini, UPN Veteran Jawa Timur akan melakukan penandatanganan MoU dengan 16 Mitra, seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, For Ieee Indonesia Section Industrial Electronics Society Chapter, Managing Director PT. Monsterar Teknologi, BPKP Perwakilan Jawa Timur, BNPB Pusat Jakarta, Gubernur Akademi Angkatan Laut, serta dengan 9 (sembilan) perguruan tinggi negeri dan swasta yang ada di Indonesia.
Launching Program Studi Baru
Seiring dengan tuntutan kebutuhan masyarakat dalam menghadapi berbagai permasalahan global, UPN Veteran Jawa Timur juga berkomitmen untuk turut serta memberi jawaban atas permasalahan tersebut. Selain inovasi dan karya-karya terbaru, kampus bela negara itu juga terus menambah program studi baru.
“Tahun ini kami buka lima prodi baru, yaitu Program sarjana terapan (D4) Bahasa Inggris untuk komunikasi professional dan bisnis, program sarjana (S1) Linguistik Indonesia, Bisnis digital, pendidikan kedokteran dan program magister (S2) Ilmu Komunikasi” kata Prof. Ahmad Fauzi.
“Dibukanya prodi baru karena kami menjawab kebutuhan masyarakat, fakultas kedokteran misalnya itu kita buka karena jawa timur kekurangan 17 ribu dokter, sementara jumlah sekolah kedokteran di jawa timur masih terbatas,” lanjut Rektor UPN yang menjabat dua periode tersebut.
Launching Mobil Listrik Tanpa Awak Dan Sepeda Mootor Listrik Hemat Energi
Berbagai karya inovasi telah banyak diciptakan oleh UPN Veteran Jawa Timur. Dalam perkembangan teknologi yang serba digital, termasuk era artificial intelligence, UPN Veteran Jawa Timur turut serta dalam memberikan inovasi melalui pengembangan mobil listrik tanpa awak, sepeda motor listrik hemat energy.
Rektor UPN Veteran Jawa Timur, Prof. Ahmad Fauzi menjelaskan, mobil dan sepeda motor listrik yang bergerak tanpa awak/sopir itu dapat dikendalikan secara otomatis melalui teknologi Intelligent Control. Kendaraan ini dirancang dengan menggunakan metode Waypoint dengan menggunakan referensi posisi dan orientasi dari kendaraan.
Selain itu, mobil dan sepeda motor listrik karya mahasiswa-mahasiswi UPN ini dapat mengatur kecepatan dan melakukan pengereman secara otomatis. (*/red)