Beranda » Nurul Huda, Komisi D DPRD Provinsi Jatim Ajak Optimalkan Pelaku UMKM di Sampang

Nurul Huda, Komisi D DPRD Provinsi Jatim Ajak Optimalkan Pelaku UMKM di Sampang

by Bakhtiar Sitorus
50 views
A+A-
Reset

SAMPANG, TEROPONG – Nurul Huda, S.HI, MH, Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur, ajak optimalkan Usaha Menengah Mikro Kecil (UMKM) di acara kegiatan aspirasi masyarakat-Reses II tahun 2025.

Dihadiri oleh langsung oleh anggota DPRD Jatim, Nurul Huda dan ratusan pelaku UMKM, serap aspirasi bertempat di Cafe Unique, tepatnya, di Jalan Wijaya Kusuma, dalam rangka menindaklanjuti penyerapan aspirasimasyarakat sebelumnya.

Kalau sebelumnya, serap aspirasi bertempat ditempatkan di kediaman para tokoh dan Madrasah, maka kali ini sengaja ditempatkan Cafe terbuka, dengang tujuan mengajak para pelaku usaha untuk mengoptimalkan UMKMdi tingkat menengah kebawah. Selasa (01/07).

Dalam kesempatan itu, Nurul Huda, Politisi PPP asal Kecamatan Ketapang menyampaikan, kegiatan yang dilakukan berasal dari gagasan maupun usulan para stakholder maupun komunitas peduli UMKM untuk mempertemukan dirinya selaku anggota DPRD Provinsi Jatim Dapil Madura, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep

“Komisi D sebenarnya tidak berkaitan dengan substansi dari kegiatan ini, namun sebagai Anggota DPRD Jatim Dapil Madura dan warga masyarakat Madura saya tetap akan menampung dan memperjuangkan melalui Fraksi maupun kolega Partai di Komisi yang membidanginya,” janjinya.

Bahkan, iya juga sempat menyinggung permasalahan krusial yang terjadi di Jawa Timur. “Sebenarnya bukan bertumpu pada soal kemiskinan, melainkan terjadinya ketimpangan kondisi antar Daerah.

Dalam acara serap aspirasi kali ini, iya juga mengajak audiens agar serius mengikuti dan mencermati paparan dari narasumber serta memberikan kesempatan seluas luasnya untuk menyampaikan aspirasi yang akan dijadikan pertimbangan usulan maupun pembahasan ditingkat Fraksi.

“Sebelum berbicara tentang upaya membranding produk dengan segala aspeknya, diperlukan kesiapan mental dan pola pikir masyarakat khususnya UMKM, supaya bisa berdaya saing dengan sehat,” pungkasnya.(pan)

You may also like

Leave a Comment