SAMPANG, TEROPONG. COM – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) tahun 2026 Desa Batu Rasang, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang diduga menggunakan batu bekas. Pelaksana ancam banting Handphone (Hp) wartawan.
Pantauan Media Cetak & Online TEROPONG dilapangan, Selasa (14/7/26), menemukan dugaan adanya batu bekas galian saluran lama dilokasi yang sama, sehingga pekerjaan P3-TGAI terkesan rehab berat saluran lama.
Sementara informasi dilapangan yang dihimpun, dimana pekerjaan P3-TGAI tepatnya di Dusun Kapasan, Desa Batu Rasang, Kecamatan Tambelangan, diduga sempat bermasalah pelaksana sebelumnya dengan pelaksana yang baru.
Sementara menurut wartawan inisial A dan I saat melakukan investigasi ke lokasi, mengaku mendapat ancaman dari pihak pelasana saat mengambil dokumentasi dilapangan.
“Kami diancam dan Hp mau dirampas mau dibanting, mungkin itu hanya gertakan saja dari pihak pelaksana agar masalah tidak diberitakan,” terangnya.
Berapa sumber dilapangan yang enggan namanya dipublikasikan mengatakan, proyek bernilai ratusan juta rupiah tersebut, telah dialihkan pengelolaannya kepada pihak lain.
“Pengalihan program itu, bernilai hampir Rp 130 juta, disebabkan pemilik pertama terancam tidak bisa bekerja dilokasi tersebut, sehingga program itu dialihkan ke pihak lain,” ungkapnya.
Tak hanya itu saja, program Pemerintah tersebut menjadi perhatian warga sekitar, karena di lokasi pekerjaan tidak ditemukan papan informasi.
“Padahal, papan informasi itu penting demi keterbukaan publik agar masyarakat mengetahui sumber anggaran, nilai kegiatan, volume pekerjaan, serta pihak yang bertanggung jawa,” pungkasnya. (pan)
P3-TGAI Tahun 2026 Desa Batu Rasang Diduga Gunakan Batu Bekas
Pelaksana Ancam Banting Hp Wartawan?
82