Tujuan kegiatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) adalah untuk meningkatkan fungsi dan manfaat jaringan irigasi Desa melalui partisipasi masyarakat petani secara langsung.
Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum (Direktorat Jenderal Sumber Daya Air), dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendukung kesejahteraan petani.
Tujuan Utama P3-TGAI
Adapun tujuan utama kegiatan program P3-TGAI, adalah:
1). Meningkatkan kinerja dan fungsi jaringan irigasi tersier.
Melalui kegiatan perbaikan, rehabilitasi, atau peningkatan jaringan irigasi kecil agar air dapat terdistribusi dengan baik ke lahan pertanian.
2). Memberdayakan masyarakat petani.
Mendorong Partisipasi Petani Pemakai Air (P3A) atau Gabungan P3A dalam kegiatan pembangunan dan pengelolaan irigasi, sehingga petani menjadi pelaku utama, bukan sekadar penerima manfaat.
3). Mendukung peningkatan produksi pertanian dan ketahanan pangan.
Dengan jaringan irigasi yang lebih baik, lahan pertanian mendapat suplai air yang cukup dan stabil, sehingga hasil panen meningkat.
4). Meningkatkan peran serta dan gotong royong masyarakat desa.
Program ini dilaksanakan dengan sistem padat karya tunai, sehingga juga membuka lapangan kerja sementara bagi warga sekitar.
5). Meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan air irigasi.
Agar distribusi air lebih merata, mengurangi kehilangan air, serta meningkatkan produktivitas lahan.
Titik Lokasi Kegiatan di Pulau Madura
Adapun titik Lokasi P3-TGAI DI Madura Adalah sebagai berikut:
1). Kabupaten Bangkalan = 216 lokasi
2). Kabupaten Sampang = 222 lokasi
3). Kabupaten Pamekasan = 85 lokasi
4). Kabupaten Sumenep= 141 lokasi
Luas Petak Tersier di Pulau Madura: 27.551,67 Ha
Rata – rata Panjang saluran di P. Madura: 258,6 Meter
Jumlah tenaga kerja yang terserap: 8655 Orang
Rata-rata jumlah tenaga kerja : 13 – 15 orang setiap Lokasi
Jumlah HOK : 402.959 HOK
Alokasi anggaran per titik: Rp.195.000.000,- (Seratus Sembilan Puluh Lima Juta Rupiah)
(***/red)


