SAMPANG, TEROPONG – Diduga salah paham, salah satu oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sampang menganiaya warga yang sedang duduk didepan rumah warga. Tepatnya di Kampung Ajigunung, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang.
Tak jelas apa kesalahannya, oknum anggota Satpol PP yang bertugas jaga di Rumah Dinas Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang itu, tiba tiba datang mengusir korban yang sedang duduk didepan rumah warga sambil bermain game, Sabtu (28/09).
Menurut kronologi, korban yang akrap dipanggil Lala itu, sedang asik bermain game didepan rumah warga dikampung Ajigunung, tepatnya dibelakang Rumah Dinas Sekda. Dengan tiba tiba saja datang seorang anggota Satpol PP dengan nada kasar langsung mengusir korban.
“Saya sedang bermain game didepan rumah Pak Halim, tiba tiba saja datang anggota Satpol PP mengusir saya agar tidak bermain game didepan rumah Pak Halim, saya sempat berontak apa salah saya, dengan tiba tiba saya langsung dipukul dan ditendang,” ungkap Lala, kepada media.
Ia juga mengaku, kalau oknum Satpol PP itu, usai melakukan pemukulan terhadap korban hingga mengalami luka sobek dibagian plipis mata, keluar darah dari hidungnya. Bahkan oknum tersebut menantang agar kejadian itu dilaporkan ke Polisi.
“Setelah saya dipukul dan ditendang hingga luka dan keluar darah dari hidung, anggota Satpol PP itu, nantang silahkan lapor ke Polisi kalo tidak terima,” ujar Lala, sambil bercerita kejadian yang menimpanya itu.
Sementara Kasatpol PP Sampang, Suharyanto saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp mengaku belum tau terkait penganiayaan yang dilakukan oleh angotanya itu. Ia berjanji akan mencari tau kejadian yang melibatkan anggotanya itu.
“Terimakasih informasinya mas, saya belum tau kalau ada kejadian yang melibatkan anggota saya, saya akan mencari tau dulu, apa permasalahannya. Info sementara ada masalah pribadi, dan saya akan melakukan pendalaman dulu,” pungkasnya.(pan)