SAMPANG, TEROPONG -Dugaan adanya aroma bau tidak sedap rekrutmen ditingkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Hasan Basrowi (35), Warga Banyuanyar, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, melaporkan hal tersebut, ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Banyuanyar.
Paska diumumkannya hasil penelitian administrasi calon anggota KPPS tahun 2024, atas nama masyarakat Banyuanyar, Hasan Basrowi, akhirnya memberikan tanggapan dan masukan masyarakat. Tepatnya disekretariat PPS, Kelurahan Bnyuanyar, Sabtu (05/10) pukul 08.00 WIB, dinihari.
Hal itu, dikarenakan, bagian dari tahapan proses seleksi pada rekrutmen KPPS dari salah satu calon anggota KPPS Kelurahan Banyuanyar, yang sudah dinyatakan lolos administrasi.
Calon anggota KPPS Kelurahan Banyuanyar, inisial (LA), dilaporkan ke PPS setempat atas dugaan tidak memiliki integritas dalam penyelenggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, tahun 2024.
Adanya indikasi terafiliasi dengan salah satu Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Sampang pada Pilkada Sampang 2024 mendatang.
“Kedatangan saya ke PPS Banyuanyar ini, berupaya memberikan tanggapan terhadap hasil penetapan peserta calon KPPS yang lulus administrasi. Terindikasiadanya terafiliasi pada salah satu pasangan calon,” ungkap Hasan Basrowi.
Ia berharap, terhadap PPS dalam menetapkan calon anggota KPPS, selalu mengutamakan integritas, dan pengalaman yang sudah pernah menjabat KPPS pada Pemilihan Umum (Pemilu) pada 14 februari tahun 2024 lalu.
“Kami berharap, PPS proposional dalam menetapkan calon KPPS, yang di tetapkan sesuai dengan tahapan pada pengumuman hasil seleksi, tanggal 7 november 2024 mendatang,” harapnya. (pan)