SAMPANG, TEROPONG – Dugaan adanya unsur kesengajaan oleh pelaku dana hibah tahun 2021 di Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang. Pekerjaan tidak tidak selesai, sehingga terbengkalai, Selasa (13/12/).
Program yang berangkat dari pengajuan Kelompok Masyarakat (Pokmas) setempat tersebut, terkesan hanya menjadi bancakan oknum pelaku dana hibah, demi mencari keuntungan pribadi.
Tepatnya di Dusun Bendung, Desa Tambelangan, Kecamatan Tambelangan, titik lokasi Pokmas tahun 2021 lalu, diduga sengaja tidak selesai di kerjakan.
Habibi, pemilik Pokmas “Putaran Angin” Desa Tambelangan, Kecamatan Tambelangan meminta, agar langsung konfirmasi ke Kepala Desa (Kades) Tambelangan.
“Maaf mas, sampean langsung konfirmasi ke Kades Tambelangan, yang tau Kades tambelangan, biar bisa di ceritakan kronologinya sama Pak Kades,” pintanya.
Sementara Kades Tambelangan Faisol, saat di konfirmasi melalui via WhastApp berjanji, dalam waktu dekat akan menemui Habibi selaku pemilik Pokmas. Karena menurut Faisol itu masalah pekerjaan.
“Sementara ini saya tidak bisa memberikan komentar dulu mas, karena ini masalah pekerjaan yang harus di selesaikan bersama dengan pemilik program,” ujar Faisol, Kades termuda di Kecamatan Tambelangan.(pan)