NGANJUK, TEROPONG – Selasa pagi, 22 Juli 2025 lalu, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Nganjuk melalukan kegiatan yang positif, yaitu melakukan sosialisasi dengan tema “Merajut Persatuan Dalam Kebhinekaan Dengan Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”.
Sosialisasi ini mengambil tempat di Pendopo KRT Sosrokoesoemo dengan dihadiri Bupati Nganjuk, Wakil Bupati Nganjuk, Sekda Nganjuk, Ketua DPRD Nganjuk, Dandim Nganjuk, dan Ketua PN Nganjuk, serta Ketua FPK Jawa Timur.
Kehadiran Ketua FPK Provinsi Jawa Timur, R.H. Mohammad Ali Zaini beserta rombongan disambut hangat oleh Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., SE., SH., MM., MBA dengan tor-tor (tari-tarian,red) Batak sehingga membuat suasana menandakan betul-betul merajut persatuan dalam kebhinekaan.
Ketua Panitia, Liwidjaya dalam sambutannya mengatakan, bahwa sosialisasi ini di hadiri oleh 150 orang undangan dari beberapa suku, yang terdiri dari Tionghoa, Timur Tengah, Jawa, Batak, Timor-Flores, Manado, Madura, Ambon, Sunda, Nias, Sulawesi, Dayak dan Bali, Organisasi Keagamaan dan Kepemudaan serta tokok masyarakat.
Ketua Panitia ini juga mengungkapkan, hal ini merupakan suatu kebanggan dan kebahagiaan atas hadirnya bapak bupati, wakil bupati, Ketua DPRD, Dewan Pembina dan para undangan. Dan kehadiran ini menjadi semangat dan dorongan untuk Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Nganjuk, dimana untuk terus mewujudkan dan menjaga nilai pembauran kebangsaan yang inklusif, damai dan saling hormat menghormati dengan menjunjung tinggi nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Adapun tujuan dilakukan sosialisasi ini, kata Liwidjaya dalam sambutannya, adalah untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman yang ada sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan semangat Bhineka Tunggal Ika.
Dan juga sebagai wadah dialog antar etnis, suku, agama dan antar kelompok masyarakat diharapkan mampu menjadi jembatan penguat Toleransi, Komunikasi dan Kerjasama demi terciptanya suasana kondusif dan damai di kabupaten Nganjuk.
Ketua Panitia Liwidjaya dalam sambutanyya juga melaporkan, bahwa kegiatan ini dapat terlasana berdasarkan: 1). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2006 dan Keputusan Bupati Nganjuk Nomor:100.3.3.2/24/K/411.013/2025 tentang Pembentukan Forum Pembauran Kebangsaan dan Dewan Pembina Forum Pembauran Kebangsaan kabupaten Nganjuk; 2). Sumber pendanaan kegiatan ini adalah bantuan dana hibah pemerintah kabupaten Nganjuk, yang disalurkan melalui Bakesbangpol kabupaten Nganjuk.
Liwidjaya juga melaporkan, bahwa Pengurus FPK Kabupaten Nganjuk total 12 orang dengan masa bakti tahun 2025. Bila diajukan berlanjut, pihaknya akan menambah jumlah pengurus yang akan diambilkan dari saudara-saudara kita.
Diakhir sambutan, Ketua Panitia Liwidjaya menyampaikan permohonan maaf apabila pelaksanaan kegiatan ini banyak kekurangannya dan semoga kegiatan ini dapat memberikan nilai tambah dalam memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, persatuan kebhinekaan dalam hidup bermasyarakat, dan pada akhirnya akan terwujud harapan dan cita-cita kita bersama, yaitu ”Nganjuk Melesat, Maju dan Sejahtera.
Sementara Ketua FPK Kabupaten Nganjuk, Drs. Yusuph Randa Bunga, M.Si dalam sambutannya menegaskan, bahwa kegiatan ini bukan sekedar forum ilmiah melainkan wadah refleksi bersama untuk memperkuat persaudraan kebangsaan.
Dalam sambutannya ia juga mengungkapkam, bahwa seminar ini menjadi ruang untuk menyatukan gagasan dan semangat dalam merawat persatuan di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.
Sementara Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., SE., SH., MM., MBA dalam sambutannya, memberikan apresiasi atas kiprah FPK dalam membangun kesadaran kebagsaan di tingkat daerah. “Persatuan adalah modal utama dalam membangun daerah. Saya berharap Nganjuk terus menjadi contoh dalam merawat kebersamaan dan menjaga kondusifitas di wilayah”.
Pada kesempatan yang sama, Ketua FPK Jawa Timur, R.H. Mohammad Ali Zaini, dalam sambutannya mengatakan, dapat melakukan pembauran bersama FPK Kabupaten Nganjuk serta seluruh suku-suku maupun etnis yang ada dikabupaten Nganjuk. Mudah-mudahan kesempatan pada hari ini bisa kita manfaatkan dengan baik dalam forum FPK dengan harapan kedepannya forum selaturahmi ini yang akan menjadikan sebuah rekomendasi untuk kita semua dalam rangka makin mempererat tali silaturahmi, mempererat kekompakan, mempererat kerukunan, antar suku, antar etnis, antar budaya, yang sama-sama kita junjung tinggi dalam sebuah kebhinekaan yang berlandaskan pancasila.
Harapannya ke depan, mari kita sama-sama semakin saling menghargai bahwasanya perbedaan itu sangat indah inilah budaya kita banyaknya suku-suku banyaknya budaya sehingga wadah forum semacam ini ke depan menjadi solid, dengan harapan semakin mempererat apa yang kita mimpikan apa yang kita tanggung bersama sehingga Indonesia ke depan semakin baik, semakin maju seperti yang kita harapkan semua. Mudah-mudahan pertemuan ini membawa berkah manfaat dan kebaikan kita semua, kata Ali Zaini di akhir sambutannya.
Dalam acara ini seminar ini, juga dilakukan pemaparan materi oleh 2 narasumber, yang terdiri dari Ketua FPK Kabupaten Nganjuk, Drs. Yusuph Randa Bunga, M.Si dengan materi Peran FPK Dalam Merajut Persatuan Dalam Keberagaman. Dan Nurdin Longgari, Wakil Sekretaris I FPK Prov. Jatim dengan materi Forum Pembauran Kebangsaan Sebagai Pilar Harmoni Sosial Di Era Multi Kultural. Dan dalam seminar ini juga dilakukan dialog interaktif, sehingga membuat acara seminar ini tambah semarak. (taropongsada)

