SAMPANG, TEROPONG – Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (MusrenbangDes) Birem membahas rencana Rancana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun Anggaran (TA) 2025. Kamis (31/10) beberapa waktu lalu.
Selain Pj. Kades Birem Mat Royah, hadir pula, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) H Moh Yusuf beserta anggota, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tambelangan, Pendamping Kecamatan, Pendamping Lokal Desa (PLD), Ketua TP PKK, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda serta Tokoh Masyarakat Desa Birem.
Saat MusrenbangDes digelar, tepatnya di Balai Desa Birem, sempat berlangsung alot, sebab, usulan demmi usulan terkait program kedepan, masyarakat menginginkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahun 2025 tetap berlanjut, mengingat tingginya angka kemiskinan dan pengangguran serta masyarakat tidak mampu, khususnya masyarakat Desa Birem.
Namun hal itu, Pemdes Birem akan tetap mengupayakan melalui usulan di MusrenbangDes, agar BLT DD di tahun 2025 tetap berlangsung, namun, pihaknya akan mengambalikan kebijakan tersebut, kepada Pemerintah, sebab bantuan terseut, adalah wewenang Pemerintah Pusat.
“Sesuai usulan tokoh dan masyarakat, kami telah menyampaikan usulan tersebut, melalui MusrenbangDes tahun 2025, apapun keputusannya, itu tergantung Pemerintah,” ujar Mat Royah, Pj Kades Birem.
Menurut Mat Royah, usulan masyarakat melalui Musyawarah Desa (Musdes), telah disampaikan melalui MusrenbangDes. Pihaknya telah menyampaikan usulan tersebut, sesuai keinginan masyarakat, dan kebutuhan Desa, khususnya Desa Birem, Kecamatan Tambelangan.
“Kami telah menampung usulan masyarakat, di rapat Musdes, dan telah kami sampaikan pada MusrenbangDes, sesuai usulan masyarakat dan kebutuhan Desa,” tambahnya.
Sementara PLD Birem, Jamal kepada media menegaskan, bahwa usulan masyarakat dan kebutuhan Desa, khususnya, Desa Birem, melalui Musdes, telah disampaikan di MusrenbangDes tahun 2025.
“Insya Allah, usulan yang telah kami sampaikan pada MusrenbangDes tersebut, telah disetujui dan sudah bisa dikatakan palid. Namun bisa juga ada perubahan, kita tunggu saja program DD tahun depan,” pungkasnya. (pan/adv)