Beranda » Audensi GPR Pertanyakan Adanya Indikasi Titipan Siswa Ajaran Baru Tahun 2025 ke Disdik Sampang

Audensi GPR Pertanyakan Adanya Indikasi Titipan Siswa Ajaran Baru Tahun 2025 ke Disdik Sampang

by Bakhtiar Sitorus
57 views
A+A-
Reset

SAMPANG, TEROPONG – Kedatangan Gerakan Pemuda Revolusi (GPR) ke Kantor Dinas Pendidikan Sampang, Jumat (1/8) terkait adanya indikasi titipan siswa dan siswi ajaran baru tahun 2025.

Indikasi adanya titipan untuk meloloskan siswa dan siswi tersebut, terjadi dibeberapa Sekolah Dasar Negeri (SDN) maupun Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Sampang.

Bahkan informasi tersebut sempat santer dan menjadi bahan pembicaraan dimana-mana, terutama masyarakat Sampang. Sebab, banyak siswa yang menjadi korban titipan, terutama siswa dan siswi yang masuk zona terdekat dari sekolah yg diinginkan.

Ketua GPR, Ali Idris, usai melakukan aundensi ke Disdik Sampang megatakan, bahwa kedatangannya ke Disdik Sampang, bertujuan untuk mempertanyakan adanya indikasi titipan siswa dan siswi oleh kalangan pejabat tinggi di Kabupaten Sampang.

“Hal ini menjadi atensi terhadap Disdik Sampang untuk melakukan evaluasi kembali bagi Sekolah, baik SD maupun SMP di Sampang, agar kedepan tidak menjadi presiden buruk di dunia pendidikan dan Sekolah yang menyandang Sekolah Pavorid,” ungkap Idris.

Hal yang sama juga di ungkapkan, kekecewaannya oleh wali siswa yang enggan menyebutkan namanya, sebab, anaknya merasa tersikut dari Sekolah yang justru dekat dari rumahnya itu, dan menjadi korban titipan orang orang dikalangan tinggi Sampang.

“Yang sangat kami sayangkan, ada beberapa siswa dan siswi yang rumahnya jauh dari SDN Gunung Sekar 1, malah lolos dan masuk. Bahkan, umurnya jauh lebih muda dari anak kami, dan tidak memenuhi syarat dan ketentuan, dibawah dibawah 7 tahun,” ujar wali siswa yang enggan namanya disebutkan.

Sementara Kadisdik Kabupaten Sampang, Moh Padeli, usai menemui audensi GPR di Aula Disdik Sampang tidak bisa menemui teman-teman media yang akan melakukan wawancara terkait indikasi adanya titipan siswa ajaran baru.

“Maaf mas, kami masih ada tamu yang harus kami temui,” ujar Kabid SD, Rahman, sambil menutup pintu aula tempat GPR melakukan audensi.(pan)

You may also like

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses