SAMPANG, TEROPONG – Adanya informasi, hingga terjadi miskomunikasi dari tokoh pemuda setempat, terkait salah satu lembaga yang mengatasnamakan TEROPONG datang ke pabrik rokok di wilayah Kecamatan Tambelangan.
Lembaga tersebut, adalah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) TEROPONG disinyalir sering datang ke pabrik rokok dengan alasan silaturahmi, sehingga terjadi miskomunikasi yang datang ke pabrik rokok tersebut, adalah wartawan TEROPONG.
Menurut Rohman, tokoh pemuda Tambelangan mengungkapkan, bahwa ada wartawan TEROPONG datang ke pabrik rokok, tepatnya di Dusun Bendung, Desa Tambelangan, Kecamatan Tambelangan Kabupaten Sampang, Kamis (25/07).
“Mas, ini ada informasi ada wartawan yang sering datang ke pabrik rokok mengatas namakan wartawan TEROPONG ke Tambelangan. Benar ya sampean sering datang ke pabrik rokok ya..?,” tanya Rohman, melalui via WhatsApp.
Untuk mencari tau kebenaran informasi tersebut, Wartawan Media Cetak & Online TEROPONG melakukan investigasi, sekaligus mencari informasi melalui Kepala Desa (Kades) Tambelangan Faisol. Namun menurut informasi tersebut, di tepis oleh Kades Tambelangan.
“Kami tidak tau mas, selama ini kami tidak begitu paham keberadaan pabrik rokok yang ada di Desa Tambelangan, yang kami tau ada pabrik rokok merk “Payung Mas” untuk yang lain kami tidak tau,” ujar Faisol.
Kades temuda di wilayah kecamatan Tambelangan itupun mempersilahkan datang langsung ke pabrik rokok yang ada di Desanya itu, untuk mengklarifikasi terkait adanya miskomunikasi pencatan nama TEROPONG yang namanya sama dengan nama media TEROPONG.
“Silahkan sampean datang langsung ke pemilik pabrik rokok Payung Mas, di Dusun Bendung, Desa Tambelangan, agar permasalahannya menjadi Klir,” pintanya.
Hasil investigasi Wartawan Media Cetak & Online TEROPONG, melalui nomor WhatsApp, Dona, selaku admin pabrik rokok Payung Mas meminta, identitas selaku Wartawan Media Cetak & Online TEROPONG. Ketika sudah ada penjelasan, pihak pabrik rokok Payung Mas menyampaikan mohon maaf kalau yang datang itu adalah LSM TEROPONG, sesuai dengan identitasnya.
“Mohon maaf pak, kalau dari pihak Media Cetak & Online TEROPONG ada yang tersinggung, tidak enak, karena ada persamaan nama lembaga. Yang datang kesini id. card nya salah satu TEROPONG, bahkan berubah ubah tiap datang kesini,” katanya.
Bahkan menurut Dona, pengakuannya ketika datang ke pabrik membawa id.card LSM TEROPONG, bukan media. Bahkan Dona berbalik tanya, dan meminta info keberadaan wilayah tugasnya LSM TEROPONG tersebut.
“Boleh saya tau tanda bukti kalau bapak dari wartawan TEROPONG. Mohon maaf ya bapak saya tidak mempermasalahkan siapapun yang datang kepada kami, yang saya pertanyakan apa betul yang datang ke kami, wartawan atau LSM , dan BB petugas di wilayah Sampang ini,” tanya balik Dona, melalui via singkat WhatsApp.(pan)