Beranda » Pembukaan Musrenbang RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2025 dan RPJPD 2025-2045, Singgung Indeks Pembangunan Manusia

Pembukaan Musrenbang RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2025 dan RPJPD 2025-2045, Singgung Indeks Pembangunan Manusia

by Bakhtiar Sitorus
36 views
A+A-
Reset

SAMPANG, TEROPONG – Musrenbang Rencana Kerja Pembagunan Daerah (RKPD) Kabupaten Sampang Tahun 2025. dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045 sempat di singgung Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sampang dinilai masih rendah.

Bahkan Sampang masih mempunyai Pekerjaan Rumah (PR) terkait rendahnya IPM, dan PR tersebut, menjadi tugas kita bersama, dalam meningkatkan IPM yang menjadi salah satu target dalam Musrembang RKPD Tahun 2025 dan RPJPD Tahun 20-2045 mendatang.

Hadir dalam Musrenbang RKPD Kabupaten Sampng Tahun 2025,Bupati Pj Sampang, Rudi Arifiyanto, Forkopimda, Wakil DPRD Sampang H Fauzan Adhima, Sekda Kab Sampang, H Yuliadi Setiawan, Pimpinan OPD, Camat se Kabupaten Sampang, Tokoh Ulama, tokot masyarakat, Ormas, LSM, mahasiswa, serta wartawan di Kabupaten Sampang. Senin (25/03)

Mewakili Pimmpinannya, Sekretaris Bapedda Jawa Timur, Andika Herlambang menyampaikan, terkait capaian Jawa Timur. Jawa Timur menjadi urutan ke 2 (dua) terkait perekonomian setelah Ibukota Jakart. Bahkan Jawa Timur dapat menurunkan angka kemiskinan tertinggi,

“Dan Kabupten Sampang menjadi target penurunan Indeks Pembangunan Manusia, bahkan Sampang diharpakn dapat menurunkan IPM,” harap Sekretaris Bapedda Jatim Andikan Herlambang.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sampang, H Fauzan Adhima
Mengatakan, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengentasan kemiskinan untuk mendukung pembangunan ekonomi inklusif berkelanjutan dan diharapkan ekonomi Kabupaten Sampang dapat meningkat dengan baik.

“Keterbatan anggaran dapat pula berpengaruh terhadap pembangunan di Kabupaten Sampang ini, sehingga pembangunan tidak metata, dan aset Daerah perlu dipertanggung jawabkan dan sementara ini diperlukan sosok Pj Bupati yang kuat dan tegas, agar menjadi montir seluruh masyarakat Sampang,” katanya.

Sementara Pj Bupati Sampang, Rudi Arifiyanto, S.sos, MA, MSE
mengatakan, mbahwa Musrenbang itu penting, termasuk adanya ide dan arahan dari bawah. IPM Sampang menjadi PR bersama.

“Mulai dari anak-nak kita, terutama yang mondok di pesantren, pendidikannya jangan diisi pendidikan agama saja, kalo bisa diisi pula dengan pendidikan umum seperti ditingkat sekolah Negeri,” uajar Rudi Arifiyanto.

Kemudian peningkatan SDM hingga dapat berdaya saing serta maksimalisasi pengelolaan di bidang Pendidikan, termasuk juga bergerak menjemput bola terhadap Pondok Pesantren yang selama ini hanya menggunakan kurikulum umum supaya juga memasukkan unsur materi berbasis Skill.

“Tentu untuk mewujudkan itu, tidak terlepas dari dukungan maupun peran Kementrerian Agama (Kemenag) beserta Ulama, Kiyai, dan Tokoh masyarakat,”

Selain itu, Pj Bupati meminta agar, mendorong adanya pelayanan Kesehatan, pemenuhan sarana prasarana secara standart disejumlah fasilitas kesehatan, peningkatan skill dan kemampuan dari Tenaga Kesehatan.

“Adanya memobilisisasi stekholder maupun masyaraka atau kader dalam mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya Kesehatan terutama meminimalisir dan menekan tingginya Angka Stunting dilingkungan masyarakat bawah, atau masyarakat pedesaan khususnya,”pungkasnya.(pan)

You may also like

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses