Beranda » Satukan Tekad Bersama, Emil Dardak Ajak Pemuda Surabaya untuk Membuat Langkah Perubahan di Masa Depan

Satukan Tekad Bersama, Emil Dardak Ajak Pemuda Surabaya untuk Membuat Langkah Perubahan di Masa Depan

by Bakhtiar Sitorus
16 views
A+A-
Reset

Surabaya, Teropong – Pemuda merupakan kelompok pemilih terbesar dalam pesta demokrasi tahun depan, sehingga penting bagi pemuda untuk terlibat secara aktif dalam proses demokrasi pemilu 2024.

Terlebih, Kota Surabaya memiliki tingkat antusiasme yang tinggi dari para pemuda mengenai peran dan pengaruh pemuda terhadap kebijakan publik di Indonesia. Data BPS 2022 menunjukkan 50% dari total jumlah penduduk Surabaya didominasi oleh generasi Z dan milenial.

Gagasan Indonesia berkolaborasi dengan Edupolithink dan Himpunan Mahasiswa Politik Universitas Airlangga dalam menghasilkan ruang diskusi bagi pemuda Surabaya. Para pemuda yang hadir dipacu untuk dapat berpartisipasi aktif dalam mengawal perumusan maupun realisasi kebijakan publik, baik itu di tingkat lokal maupun di tingkat nasional.

Acara yang diadakan pada tanggal 22 Mei 2023 di Universitas Airlangga ini melibatkan tokoh-tokoh prominen, baik itu dari kalangan legislatif, eksekutif, serta aktivis.

Terdapat beberapa tokoh yang dihadirkan sebagai narasumber, meliputi Emil Dardak, Dyah Roro Esti, Juliana Evawati, dan Manik Marganamahendra.

Emil Dardak selaku Wakil Gubernur Jawa Timur mengatakan bahwa sejatinya politik itu realita, namun cara berpolitiknya lah yang menjadi pilihan. Emil juga berpendapat bahwa gerakan mahasiswa sebagai moral force sudah hebat, namun ia menghimbau para pemuda untuk masuk ke politik agar dapat membentuk ekosistem politik yang dapat benar-benar mewakilkan suara pemuda. “Dengan masuk politik, pemuda diberi ruang untuk merumuskan kebijakan agar positioningnya bukan hanya mengikuti konsensus, namun dapat membuat langkah perubahan ke depan”, ujar Emil.

Dyah Roro Esti yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPR RI memberikan harapannya bahwa keterwakilan pemuda diharapkan dapat semakin meningkat. Ia menegaskan pentingnya keterwakilan pemuda di pemerintahan maupun di luar

sistem agar dapat mengedepankan isu-isu yang penting. “Kalian harus percaya diri, percaya dengan kemampuan yang dimiliki, karena kita punya peran masing-masing dalam pembangunan bangsa”, ujar Dyah.

Ia juga menggarisbawahi bahwa pembangunan dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti melalui terjun langsung ke sistem ataupun menggerakan social movement dan menjadi sarana untuk mengkoneksikan pemuda dan pejabat.

Anggota DPRD Kota Surabaya, Juliana Evawati juga memberikan tanggapan tentang masa depan Indonesia bersama pemuda dimana dalam kontestasi yang akan datang, pemuda menjadi mayoritas pemilih. “Kalau bukan pemuda, lalu siapa lagi yang akan bersuara? Sebagai generasi penerus bangsa kedepannya, para pemuda harus siap menjalankan negara ini”, ujar Juliana.

Ia juga menegaskan bahwa pemuda tidak boleh apatis dan harus menyatukan tujuan, visi misi untuk menjadikan negeri ini luar biasa.

Lebih lanjut, Manik Marganamahendra dari Gagasan Indonesia memberikan pandangannya tentang pemuda Indonesia yang sebenarnya tidak apatis namun frustasi politik dikutip dari studi British Council.

Manik menegaskan bahwa banyak masyarakat Indonesia yang percaya bahwa gerakan mahasiswa lebih merepresentasikan suara masyarakat dibanding para wakil rakyat itu sendiri. “Ketika kita berada di luar sistem, maka kita berperan sebagai check and balance, dan ketika di dalam sistem, maka kita bisa paham tentang pengambilan kebijakan. Penting juga untuk tidak hanya melihat pemuda sebagai objek politik, tetapi juga subjek yang aktif”, ujar Manik.

Pada penghujung diskusi, para narasumber dan peserta yang hadir sepakat untuk menyatukan visi bahwa sebagai pemuda pemudi penerus bangsa, kita harus percaya diri untuk menyuarakan gagasan yang membawa kepentingan negara kita tercinta.

Diskusi ini diharapkan dapat mewujudkan visi Gagasan Indonesia untuk mendorong politik berbasis gagasan serta dapat menjembatani kontribusi pemuda yang bermakna bagi Indonesia. (pr/red)

You may also like

Leave a Comment